TNT

TNT

Salam Sejahtera…

Jogja One Solution, Ada yang sudah tau tentang TNT? TNT ada beberapa komponen, Kali ini kita akan bahas tentang Kompnen TNT. Ingin tau..? Simak artikel di bawah…

TNT

TNT adalah senyawa yang sangat beracun (quite oxic) sebagai bahan peledak. Bahan peledak (explosives) tersebut  bahan/zat yang berbentuk  cair, padat, gas atau campurannya yang apabila dikenai suatu  aksi berupa panas, benturan, gesekan akan berubah secara  kimiawi menjadi zat-zat lain yang lebih stabil yang sebagian besar atau seluruhnya berbentuk gas dan perubahan tersebut berlangsung dalam waktu yang amat singkat disertai efek panas dan tekanan yang sangat tinggi.

Komposisi Kimia Bahan Peledak

Berdasarkan komposisi kimia, Bahan peledak dapat diklasifikasikan antara lain :

=> Senyawa tunggal terdiri dari satu macam senyawa saja yang sudah merupakan bahan peledak. Senyawa tunggal ini dibagi menjadi dua kelompok antara lain :

> Senyawa anorganik misalnya : PbN6, Amonium nitrat.

> Senyawa organik misalnya : Nitrogliserin, Trinitrotoluena  dan lain-lain.

=> Campuran yang merupakan penggabungan dari berbagai macam senyawa tunggal misalnya : dinamit, black powder, ANFO, dan lain-lain.

Jenis-jenis Peledak

Ledakan merupakan reaksi kimia yang merambat dari satu titik ke titik lain dalam massa bahan peledak tersebut. Berdasarkan kecepatan rambat tersebut bahan peledak dibagi menjadi :
=> Bahan peledak rendah (Low explosives). Kecepatan rambat reaksinya rendah (umumnya dibawah 1.000        m/detik), umumnya digunakan sebagai bahan pendorong atau propelan. Misalnya : black powder (sumbu api), propelan (single base, double base).

=> Bahan peledak tinggi (High Explosives) yang terdiri dari :

> Bahan peledak non initial

> Bahan peledak penghantar

> Bahan peledak penghancur

> Bahan peledak initial. Misalnya: Mercury fuminate, Tetrazene,  Diazodiaminophenol.

Kepekaan Ledakan

=> Peledak pertama, Peledak inisiasi yaitu bahan peledak yang mudah meledak dengan adanya api, benturan, gesekan dan semacamnya. Misalnya : PbN6, Hg(ONC)2, C6H2N4O5 dan lain-lain. Bahan ini biasanya digunakan sebagai muatan primer dalam pemicu.

=> Peledak kedua, Peledak non inisiasi yaitu bahan peledak yang hanya meledak bila telah dipicu oleh peledak pertama.

Propelan

Propelan yaitu suatu bahan bakar yang proses pembakarannya tidak memerlukan udara (oksigen), karena kebutuhan oksigen yang diperlukan untuk proses pembakaran telah terkandung dalam Propelan itu sendiri.

=> Berdasarkan fasa propelan dapat dibagi menjadi dua golongan, yaitu :

> Propelan padat terdiri dari : dasar tunggal (single base),  dasar ganda (double base) dan komposisi.

> Propelan cair dapat dibedakan menjadi monopropelan dan bipropelan. Monopropelan artinya dalam propelan tersebut telah mengandung unsur utama dalam tiap molekulnya. Bipropelan berarti bahan bakar dan oksidator terpisah dan baru akan tercampur di dalam ruang bakar.

=> Berdasarkan sifat campurannya, propelan padat dapat menjadi dua macam yaitu:

=> Tipe propelan padat homogen, yaitu propelan padat dengan nitroselulosa  sebagai bahan dasar dalam komposisinya dan bahan lain yang pada umumnya berupa senyawa organik.

> Disebut single base propelan kalau propelan homogen tersebut dibuat dari nitroselulosa sebagai bahan utama dalam komposisinya.

> Disebut double base propelan bila propelan homogen tersebut dibuat dengan nitroselulosa dan nitrogliserin sebagai bahan utama dalam komposisinya.

> Disebut triple base propelan bila propelan homogen tersebut dibuat dengan nitroselulosa, nitrogliserin, dan nitroguanidin sebagai bahan utama dalam komposisinya.

=> Tipe komposisi propelan padat, yaitu suatu jenis propelan padat yang dibuatdengan mencampurkan bahan bakar dengan bahan pengikat lainnya dengan oksidator ditambah berbagai macam additive.

Trinitrotoluena

Preparasi

=> Dalam industri, TNT disintesis dalam tiga langkah. Pertama, toluena dinitrasi dengan campuran asam sulfat dan asam nitrat untuk menghasilkan mono-nitrotoluene atau MNT. MNT dipisahkan dan kemudian direnitrasi membentuk dinitrotoluene atau DNT. Pada tahap akhir, DNT dinitrasi membentuk Trinitrotoluena atau TNT menggunakan campuran asam nitrat anhidrat dan oleum.

=> Asam nitrat habis dikonsumsi untuk proses industri, tapi asam sulfat encer dapat digunakan kembali. Setelah nitrasi, TNT distabilkan dengan proses yang disebutsulphitation, di mana crude TNT diperlakukan dengan larutan sulfit dan larutan natrium untuk menghilangkan isomer TNT dan produk reaksi yang tidak diinginkan.

=> Air bilasan dari sulphitation dikenal sebagai red water dan merupakan polutan yang signifikan dan merupakan produk limbah dari pembuatan TNT.

Dari sini bisa mengetahui bersama tentang teknologi dan sebagainya. Dan untuk pembuatan Wab Site, Aplikasi Software, Maupun Khursusnya juga bisa..
Hub No di dalam halaman ini/dengan saya langsung bisa di 0822 3073 3138

Baca Juga : Komponen GPS

JOGJA ONE SOLUTION – Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802


Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat