Skill UI/UX Designer

Skill UI/UX Designer

Skillset UI/UX Designer

Jogja One Solution – Siapa yang baru-baru ini familiar dengan kata-kata UI dan UX ?  UI dan UX merupakan singkatan dari User Interface dan User Experience. UI itu merujuk pada tampilan dari suatu produk atau sistem – khususnya aplikasi web atau mobile , dan UX merujuk pada pengalaman, perasaan, dan persepsi user terhadap produk tersebut.

Ternyata, Ui danUX itu kerjaannya lebih dari sekadar ngedesain dan ngoding. Karena tujuan UX design untuk meningkatkan kepuasan melalui pengalaman interaksi dengan produk yang baik, makanya ngga cukup cuma sekadar program yang canggih atau desain yang menarik.

Ada beberapa hal yang harus dikuasai seseorang kalau mau jadi UI/UX designer :

1. Memahami masalah dan analisis kebutuhan

Ketika mendapat tugas mendesain alur pembelian paket wisata untuk sebuah perusahaan travel. Hal yg pertama dilakukan adalah menanyakan kepada skateholder apa masalah yag akan dipecahkan, siapa target usernya, dan apa informasi yang dibutuhkan usernya. Dengan mengetahui detail masalah dan kebutuhan akan membantu dalam merancang struktur layout dan informasi yang akan ditampilkan.

2. Menyamakan Persepsi dan Asumsi

Selanjutnya menyampaikan asumsinya ke stakeholder untuk memastikan bahwa asumsinya mengenai ruang lingkup project tersebut sudah tepat.

3. Melakukan Brainstorming dengan Stakeholder

Merancang bersama-sama dengan skateholder alur wisata pembelian paket wisata.

4. Membuat Wireframe

Kemudian membuat wireframe dari tiap halaman. Kemudian menyatukan gmbarnya menjadi satu gambar, lalu menggabungkan antar halaman menggunakan anak panah.

5. Membuat Moodboard

Pembuatan Moodboard penting agar semua stakeholder memiliki satu pandangan bagaimana tampilan produk ini. Dari mulai warna, style ilustrasi, style icon dan lainnya yang terkait visual.

6. Mendesain dengan pertimbangan data

Dengan mendesain dengan pertimbangan data, yang diharapkan adalah user lebih cepat menentukan paket wisata mana yang akan diklik untuk dilihat lebih detail.

7. Mendesain dengan sudut pandang user

Saat membuat sebuah tombol pemesanan kita selalu berpikir……

  • Tombolnya kekecilan enggak ya?
  • Tombolnya mudah dilihat enggak ya?
  • Tombol nya kelihatan bisa diklik gak ya?
  • User bakal tahu ini tombol gak ya?

Jadi sebisa mungkin kita membuat harus sesuai dengan sudut pandang orang lain, tidak hanya mengutamakan sudut pandang kita. karena apa yg menurut kita sudah sesuai tetapi tidak bagi orang lain, jadi harus berhati-hati dalam mendesain.

8. Jangan melupakan empty state

Salah satu halaman yang sering dilewatkan sebagai UI Designer adalah empty state atau halaman ketika tidak ada data untuk ditampilkan.

9. Kolaborasi dengan Developer

10. Membuat Prototype & Melakukan Usability Testing

Membuat prototype yang sederhana bertujuan agar bisa segera diujikan dan mengetahui bagaimana reaksi user terhadap design yang dibuat.

11. User Flow, Documentation, Assets

Userflow akan memudahkan developer membaca alur dari produk tersebut. Seteah itu, dokumentasi digunakan agar developer tahu jarak antar elemen.

13. Melakukan Retrospective

Retrospective ini adalah membicarakan Apa hal yang menjadi penghambat, Apa hal yang bisa ditingkatkan. Semua hal tersebut dibicarakan dan menjadi catatan untuk project selanjutnya.

14. Melakukan Eksplorasi Design

Tujuan eksplorasi diantaranya adalah:

  • Melepaskan penat,
  • Dan eksplorasi adalah mencoba untuk membuat beberapa pola baru dalam design.

15. Sering mencoba banyak aplikasi

Saat mencoba aplikasi, kita seharusnya juga mencatat beberapa micro-interaction yang membuat user nyaman. Catatan ini nantinya akan menjadi referensi saat membuat sebuah design app.

Semoga bermanfaat 🙂

JOGJA ONE SOLUTION – Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802


Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat