Perkembangan Pemasaran

Perkembangan Pemasaran

sumber : medium.com

PERKEMBANGAN PEMASARAN

Jogja one Solution – Sebelum kita melaksanakan beberapa teknik pemasaran. Perlu Anda ketahui juga dari perkembangan pemasaran. Mengapa? Karena agar kita tahu dan dengan maksimal kita dapat menerapkan pemasaran pada bisnis kita. Untuk lebih jelasnya mengenai perkembangan pemasaran, yuk simak ulasan berikut ini.

Baca juga : Pentingnya website Untuk Pemasaran Anda

Perkembangan Pemasaran

Kalau pada suatu ketika kita ingin berbelanja, maka barang-barang berikut ini sudah tersedia di pasar: 1) dalam jumlah tertentu, 2) dalam jenis tertentu, 3) dalam harga tertentu, dan 4) dalam waktu tertentu.

Mekanisme apakah yang mengatur sampai barang-barang itu tersedia sedemikian rupa?

Mekanisme itu adalah kegiatan atau usaha para pengusaha yang menyalurkan barang dan jasa dari titik produsen ke titik konsumen.

Baca juga :

Kegiatan menyalurkan barang dan jasa dari titik produsen ke titik konsumen itu disebut MARKETING.

Bila kita lihat sejarah perkembangan pemasaran ini maka harus kita telusuri sejak zaman dulu. Dalam situasi perekonomian jaman dulu, yang dikenal dengan istilah ‘economics of scarcity’, barang-barang yang dihasilkan belum begitu banyak, sehingga barang-barang tersebut mudah diserap oleh konsumen.

Produsen dengan mudah dapat mengenal konsumennya. Waktu itu dikatakan oleh Jean Baptist Say, bahwa supply always creates its own demand. Barang-barang yang dijual (supply) akan laku dengan sendirinya sebab sudah ada pembelinya.

Tapi sebaliknya, pada masa kini, sejak produsen menemukan teknik-teknik produksi yang baru, mulai menghasilkan barang dan jasa secara besar-besaran dan mulailah pasar dibanjiri oleh berbagai jenis produk.

Dalam hal ini produsen tidak lagi menghiraukan siapa konsumen dari produsennya, karena produksi sudah dibuat dengan cara otomatisasi yang bersifat masal. Produsen membuat barang untuk konsumen yang tidak dikenal (for unknown consumer)

Dari situasi perekonomian seperti ini ditemui istilah ‘economiss of realitive plenty’, barang-barang mulai banyak tersedia dibandingkan dengan yang terbeli oleh konsumen.

Keadaan ini makin lama makin meruncing, persaingan makin lama makin tajam (keen competition), sehingga mendorong kaum produsen untuk memikirkan bagaimana cara menyalurkan barang-barangnya mendahului para pesaingnya.

Akhirnya pernyataan J.B. Say di atas bisa berbalik menjadi Demand creates its own supply, permintaan sesuai dengan selera konsumen harus dipenuhi oleh produsen.

***

Pada saat ini produsen harus mempertimbangkan bagaimana selera konsumen masa kini dan masa yang akan datang dan harus diperhitungkan dalam marketing plan, sejak desain produksi yang akan dihasilkannya.

Sebagai ilustrasi berikut ini dapat dilihat bahwa ada gap, ada jurang pemisah antara produsen dan konsumen. Jurang ini harus dijembatani oleh produsen.

Produsen harus mencari informasi, untuk mengetahui segala sesuatu mengenai konsumen, misalnya menyangkut jumlah konsumen, selera, daya beli, pendidikan, kebiasaan, dan hal lain yang terkait.

Evolusi Konsep Marketing

sumber artikel : https://manajemenkeuangan.net/

JOGJA ONE SOLUTION – Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802


Digital Content Writer, Special Content Creator, Technical Content Writer dan Suka berbagi hal baru yang bermanfaat bagi orang lain.

Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat