Pengertian Dan Perbedaan Web Statis Dan Web Dinamis

Pengertian Dan Perbedaan Web Statis Dan Web Dinamis

Pengertian Web Statis dan Web Dinamis

Apa sih website? Seperti apa sih website? Website adalah media promosi melalui online, yang dapat menjangkau konsumen tanpa batas waktu dan wilayah. Nah siapa sih yang tidak mau tokonya dikenal dengan jangkauan konsumen yang luas? Yuk segera konsultasikan kepada kami mengenai website toko Anda bersama kami. Kami JOGJA ONE SOLUTION jasa pembuatan website toko online Jogja yang tidak diragukan lagi!

Pengertian Web Statis dan Web Dinamis

1. Web Statis
Web statis adalah website yang mana pengguna tidak bisa mengubah konten dari web tersebut secara langsung menggunakan browser. Interaksi yang terjadi antara pengguna dan server hanyalah seputar pemrosesan link saja. Halaman-halaman web tersebut tidak memliki database, data dan informasi yang ada pada web statis tidak berubah-ubah kecuali diubah sintaksnya. Dokumen web yang dikirim kepada client akan sama isinya dengan apa yang ada di web server.

Perubahan biasanya dilakukan menggunakan bantuan program text editor atau program desain website. Setiap informasi yang ditampilkan pada website statis diatur dengan menggunakan bahasa HTML (Hypertext Markup Language). Tentunya perubahan sekecil apapun hanya bisa dilakukan oleh web designer atau web programmer.

Kelebihan Website statis

  • Cepat untuk dikembangkan
  • Efisien untuk dikembangkan
  • Efisien saat disimpan pada web hosting

Kekurangan Website statis

  • Membutuhkan tenaga ahli untuk melakukan perubahan pada website
  • Situs menjadi kurang bermanfaat bagi pengunjung
  • Konten website yang usang

Contoh dari web statis adalah web yang berisi profil perusahaan. Di sana hanya ada beberapa halaman saja dan kontennya hampir tidak pernah berubah karena konten langsung diletakan dalam file HTML saja.

2. Web Dinamis
Dalam web dinamis, interaksi yang terjadi antara pengguna dan server sangat kompleks. Seseorang bisa mengubah konten dari halaman tertentu dengan menggunakan browser. Request (permintaan) dari pengguna dapat diproses oleh server yang kemudian ditampilkan dalam isi yang berbeda-beda menurut alur programnya. Halaman-halaman web tersebut memiliki database. Web dinamis, memiliki data dan informasi yang berbeda-beda tergantung input apa yang disampaikan client. Dokumen yang sampai di client akan berbeda dengan dokumen yang ada di web server.

Kebanyakan website dinamis dikembangkan dan dijalankan pada web server dengan bahasa pemrograman server-side scripting (ASP, JSP, Perl, PHP, Phyton). Baik bahasa permrograman client maupun Server-side digunakan pada website yang selalu mengalami perubahan konten dan memiliki fitur interaktif yang kompleks.

Baca juga : Jasa Pembuatan Website di Jogja

Keuntungan Website Dinamis

  • Memiliki banyak fitur tambahan
  • Lebih mudah dikembangkan
  • Lebih mudah menambah konten baru yang akan menarik pengunjung dari search engine
  • Memiliki fitur yang memudahkan pengelola dan pengguna untuk bekerjasama

Kekurangan Website Dinamis

  • Membutuhkan waktu yang relatif lama dan dana lebih untuk pengembangannya
  • Membutuhkan biaya hosting yang lebih mahal

Contoh dari web dinamis adalah portal berita dan jejaring sosial. Lihat saja web tersebut, isinya sering diperbaharui (di-update) oleh pemilik atau penggunanya. Bahkan untuk jejaring sosial sangat sering di-update setiap harinya.

Perbedaan Web Statis dan Web Dinamis

  1. Interaksi antara pengunjung dan pemilik web
    Dalam web statis tidak dimungkinkan terjadinya interaksi antara pengunjung dengan pemilik web. Sementara dalam web dinamis terdapat interaksi antara pengunjung dengan pemilik web seperti memberikan komentar, transaksi online, forum, dll.
  2. Bahasa Script yang digunakan
    Web statis hanya menggunakan HTML saja, atau paling tidak bisa ditambah dengan CSS. Sedangkan web dinamis menggunakan bahasa pemrograman web yang lebih kompleks seperti PHP, ASP dan JavaScript.
  3. Penggunaan Database
    Web statis tidak menggunakan database karena tidak ada data yang perlu disimpan dan diproses. Sedangkan web dinamis menggunakan database seperti MySQL, Oracle, dll untuk menyimpan dan memroses data.
  4. Konten
    Konten dalam web statis hanya diberikan oleh pemilik web dan jarang di-update, sementara konten dalam web dinamis bisa berasal dari pengunjung dan lebih sering di-update. Konten dalam web dinamis bisa diambil dari database sehingga isinya pun bisa berbeda-beda walaupun kita membuka web yang sama.

JOGJA ONE SOLUTION – KURSUS BISNIS ONLINE JOGJA | JASA PROMOSI JOGJA | JASA PEMBUATAN WEBSITE JOGJA | INTERNET MARKETING JOGJA | JASA SEO JOGJA | AHLI WEBSITE | PELATIHAN INTERNET MARKETING | SOFTWARE APLIKASI JOGJA | JASA SOFTWARE JOGJA Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802

JOGJA ONE SOLUTION – Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802


Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat