Penerapan Strategi Media Sosial Yang Tepat di Era New Normal

Penerapan Strategi Media Sosial Yang Tepat di Era New Normal

Penerapan Strategi Media Sosial Yang Tepat di Era New Normal

Jogja One Solution – Krisis ekonomi yang terjadi akibat Pandemi Covid-19 menyebabkan perilaku konsumen berubah drastis. Sejumlah ahli pun meramalkan adanya kemunculan fase normal baru atau new normal.  Berikut ini penerapan strategi media sosial yang tepat di era new normal :

A. Penerapan Strategi Media Sosial

1.  Selalu berpijak pada kemanusiaan

Manusia adalah jantung dari setiap bisnis. Manusia lah yang membangun, menjalankan dan menjadi target bisnis. Maka, saat Anda bekerja untuk menciptakan strategi media sosial, selalu pertimbangkan bagaimana dampaknya bagi manusia lain. Karena, bahkan ketika kegiatan tatap muka sangat minim seperti sekarang ini, kita memakai media sosial untuk berinteraksi dan membangun koneksi.

Lakukan hal ini dengan condong pada konten media sosial yang tidak terlalu banyak dipoles. Misalnya, saat Anda memutuskan untuk melakukan live video, lakukanlah di tempat Anda berada apa adanya, baik itu di rumah, kantor, maupun gerai/toko. Tidak perlu di studio dengan pengaturan lighting yang mewah dan “profesional”.

2.  Cobalah untuk bisa memahami dan bersimpati

Salah satu kunci utama dalam menjadi manusia adalah menerima semua bentuk emosi yang sudah kodratnya dimiliki manusia; mulai dari sedih, marah, frustasi, hingga optimis, bahagia, dan berbunga-bunga.

Tak hanya menerima saja, tapi coba juga salurkan bentuk-bentuk emosi yang tengah masyarakat atau followers Anda rasakan, untuk membuat strategi media sosial agar terbentuk sebuah ikatan hubungan yang lebih kuat dengan mereka.

3.  Kurangi ke-aku-an isi konten 

Hari-hari dimana semua isi media sosial adalah tentang Anda atau brand Anda saja telah berakhir. Muai hari ini, fokuskan posting-an di media sosial Anda pada pelanggan dan audiens Anda. Bagikan cerita-cerita tentang mereka, cerita tentang benefit yang didapatkan oleh audiens Anda saat menggunakan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Pakai sudut pandang mereka untuk “bercerita.”

4.  Tambahkan value yang ditawarkan

Menambahkan value tak melulu tentang bagaimana caranya agar bisa lebih menjual. Karena sebagai konsumen, kadang kita memakai media sosial untuk membangun hubungan, belajar, atau sekedar untuk mencari hiburan.

Sebagai pemilik bisnis, Anda bisa menambahkan value ke platform media sosial dengan sesederhana menjelaskan bagaimana caranya melakukan suatu kegiatan, yang masih sejalan dengan industri bisnis Anda bergerak. Misalnya, apabila bisnis Anda bergerak di bidang kuliner, Anda bisa memberi informasi seputar urban farming, untuk menjaga ketahanan pangan selama pandemi.

5.  Fokus pada engagement

Dari sekian banyak pelanggan setia bisnis Anda, paling tidak mereka memiliki satu kesamaan — mereka semua mendukung bisnis Anda. Dengan membuat posting-an yang memicu terjadinya engagement dan komunikasi, Anda bisa membantu mereka untuk saling terkoneksi antara satu dengan lainnya. Saat Anda berhasil menjaga brand awareness dan engagement, angka penjualan akan datang mengikuti dengan sendirinya.

6.  Buka akses untuk komunikasi langsung

Pertimbangkan untuk membuka kanal komunikasi dengan audiens Anda secara langsung. Tools dan program seperti Facebook Messenger, Twitter chats, hingga DM Instagram bisa memberikan pilihan untuk konsumen terkoneksi dengan lebih mudah brand Anda.

7.  Sesuaikan konten berdasarkan kebutuhan

Anda akan banyak menemui saran-saran yang generik — termasuk dalam artikel ini — tentang bagaimana membuat konten media sosial di masa kini dan mendatang. Tapi, untuk bisa benar-benar berhasil, Anda harus bisa mengambil elemen yang benar-benar cocok untuk brand Anda, dan mengutak-atiknya sendiri.

8.  Ciptakan hubungan kolaborasi

Karena sifat media sosial yang jangkauannya luas, kemungkinan tidak terbatas hanya dengan orang-orang yang ada di area Anda atau bisnis Anda berada saja. Anda bisa menjalin kolaborasi dengan orang di kota atau bahkan negara lain. Temukan individu dan bisnis yang memiliki brand messages yang sejalan dengan Anda, sehingga bisa menguntungkan bagi audiens dai kedua belah pihak.

9.  Jadilah sefleksibel mungkin

Aturan akan bagaimana menjalin engagement yang baik, kini terus menerus berubah. Taruh perhatian pada sinyal perubahan, perubahan aturan, dan perubahan norma.

Meskipun Anda telah menyusun skedul kegiatan media sosial untuk beberapa minggu ke depan,  Biasakan untuk tetap luwes dan siap akan kemungkinan perubahan rencana. Bersedialah untuk jeda sejenak, mengubah arah, dan menyesuaikan diri — dan yang terpenting, jadilah manusia.

10.  Pertimbangkan memakai jasa promosi berbayar

Dengan kian banyaknya individu dan brand yang tak kenal lelah bekerja agar bisa makin terdengar di platform media sosial, pengiklan berskala besar kini makin tak segan melipatgandakan pengeluaran beriklan mereka. Anda pun mulai harus mempertimbangkan memakai jasa paid advertising atau iklan berbayar untuk meningkatkan visibilitas dan jangkauan.

B.  5 Tips untuk Kesuksesan Media Sosial di Era New Normal

1.  Susun kalender konten

Sekarang bukanlah waktunya untuk membuat konten secara dadakan. Spontanitas memang dibutuhkan untuk menjaga keautentikan tulisan, tapi tetap lakukan penjadwalan agar arus konten yang keluar mudah dikontrol. Lagipula, saat konten yang harus segera dirilis ditulis secara mendadak, ada kemungkinan Anda menyusun kata-kata yang punya makna tidak seperti yang Anda maksudkan.

Dengan adanya kalender konten, Anda bisa menyiapkan waktu untuk memikirkan bagaimana cara terbaik untuk mengungkapkan pesan yang hendak disampaikan dan menuangkannya dalam bentuk caption/narasi. Ditambah lagi, dengan kalender, Anda bisa dengan mudah meninjau materi apa saja yang harus Anda garap, dan mulai menyiapkan bagaimana Anda akan mengolahnya.

2.  Gunakan scheduling tools

Saat Anda menjalankan bisnis Anda sendiri dengan jadwal yang begitu padat, mengingat-ingat kapan harus posting di media sosial kadang sulit dilakukan. Dalam situasi seperti ini, scheduling tools akan menghilangkan sebagian besar beban Anda. Dengan menggunakan scheduling tools, Anda bisa membuat media sosial tetap aktif berjalan bahkan saat Anda sedang tidak bisa mengakses komputer atau ponsel pintar.

3.  Pekerjakan karyawan khusus untuk menangani media sosial

Mengurus media sosial untuk bisnis atau brand akan membuat Anda kewalahan seiring dengan makin berkembangnya bisnis Anda. Sebagai opsi, Anda bisa mempekerjakan orang baru untuk menangani akun media sosial Anda. Terlebih, saat bisnis tengah mengalami penyesuaian dengan keadaan yang secara konstan berubah, tidak apa-apa membiarkan orang baru mengerjakan beberapa tugas untuk memperlancar urusan.

4.  Responsif dan libatkan diri pada obrolan yang terjadi

Tujuan utama yang dari kegiatan bermedia sosial adalah untuk membangun hubungan dan sense of community dengan target audience bisnis. Pastikan untuk mengecek secara rutin adanya pertanyaan, komentar, atau tanggapan baru dari followers.

Hal ini penting dilakukan terutama jika Anda memutuskan membuka kanal percakapan pribadi, seperti Facebook Messenger atau DM Instagram, di akun bisnis Anda. Saat orang berbicara langsung pada Anda, Anda wajib merespon.

5.  Tunjukkan personalitas

Di awal artikel, disebutkan pentingnya media sosial suatu brand untuk “menjadi manusia.” Anda bisa mencapai hal ini dengan menyuntikkan tiap post dengan sentuhan kepribadian manusia nyata. Misalnya, merespon komentar dengan menggunakan emoji, pilihan kata yang lebih kasual dan bersahabat, atau dengan meme yang masih sejalan dengan kepribadian brand.

JOGJA ONE SOLUTION – Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat