Penerapan IoT (Internet of Things) dalam bidang Kesehatan Medis.

Penerapan IoT (Internet of Things) dalam bidang Kesehatan Medis.

Penerapan IoT (Internet of Things) dalam bidang Kesehatan Medis. Internet of Things (IoT) adalah salah satu bidang utama teknologi inovatif. Konsep IoT adalah perangkat elektronik “berkomunikasi” antara dirinya sendiri tanpa bantuan manusia, sehingga objek berbagi informasi melalui World Wide Web secara otomatis. Dengan menggunakan TCP | IP (protokol transfer data), komunikasi antar jaringan global menjadi lebih mudah diakses dan memungkinkan sistem dikonsolidasikan di antara mereka sendiri, menciptakan jaringan di dalam jaringan. Akibatnya, adalah mungkin untuk mengubah tidak hanya model bisnis industri perorangan, tetapi juga ekonomi seluruh negara bagian. IoT sudah digunakan di bidang pertanian, industri, keuangan, perawatan kesehatan, dll.

Internet of things atau dikenal dengan istilah IoT adalah suatu konsep yang bermaksud untuk meluaskan fungsi dari konektivitas internet yang terhubung secara berkepanjangan. Adapun kapasitas berbagi data, remote control, dan lainnya. Termasuk juga pada benda di dunia nyata. Misalnya bahan pangan, elektronik, koleksi, dan sebagainya, termasuk juga yang segalanya terhubung ke jaringan lokal dan mendunia melewati sensor yang tercantum dan sering aktif.

Baca Juga :

Pengertian Arduino Car dan Bahan Untuk Pembuatannya

5 Platform IoT yang paling populer di tahun 2018

Pada umumnya, internet og things mengacu pada benda yang pengenalannya secara khusus sebagai representasi virtual pada struktur berbasis internet. Sebutan internet of things  direkomendasikan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 dan mulai popular melewati auto-ID center di MIT. Dan sekarang IoT menjadi salah satu kewajiban bagi seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi.

Internet of things atau dikenal dengan istilah IoT adalah suatu konsep yang bermaksud untuk meluaskan fungsi dari konektivitas internet yang terhubung secara berkepanjangan. Adapun kapasitas berbagi data, remote control, dan lainnya. Termasuk juga pada benda di dunia nyata. Misalnya bahan pangan, elektronik, koleksi, dan sebagainya, termasuk juga yang segalanya terhubung ke jaringan lokal dan mendunia melewati sensor yang tercantum dan sering aktif.

Pada umumnya, internet og things mengacu pada benda yang pengenalannya secara khusus sebagai representasi virtual pada struktur berbasis internet. Sebutan internet of things  direkomendasikan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 dan mulai popular melewati auto-ID center di MIT. Dan sekarang IoT menjadi salah satu kewajiban bagi seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi.

Penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI) dapat mempercepat diagnosis patologi, dan membuatnya seakurat mungkin.

Contoh pengembangan inovatif menggunakan AI dalam kedokteran:

  • September 2016, sebuah perusahaan Israel menyajikan sistem berbasis AI – Beyond Verbal, yang mampu mendiagnosis penyakit dengan suara.
  • Februari 2017, pakar Amerika menghadirkan perangkat nirkabel yang mengendalikan kesehatan para atlet. Alat ini menghasilkan hasil berdasarkan sifat konduksi pada kulit. Data dikirim ke smartphone atau tablet.
  • Mei 2017, ilmuwan dari Perm mengenalkan sebuah sistem berbasis NeuroNet dengan menggunakan metode pemodelan matematika untuk mendiagnosis penyakit jantung dan vaskular. Sistem ini mondar-mandir dan mampu mendiagnosa dirinya sendiri. Prosesnya memperhitungkan sekitar 70 indikator.
  • Spesialis China baru-baru ini kagum dengan sistem diagnosis klinis berbasis AI yang unik. Dalam waktu kurang dari lima detik, ia menangani 100 riwayat penyakit. Diagnosa mesin 20% lebih akurat daripada yang dilakukan oleh dokter.

Diagnosis otomatis menggunakan Machine Learning akan selalu menjadi langkah selanjutnya dalam transformasi kedokteran di seluruh dunia.

Baca Juga :

Mengenal tentang Google Cloud Platform

Mengenal Platform Amazon Web Services (AWS)

Sebuah aksesori bernama Oto Home kini dapat digunakan layaknya otoskop, alat yang digunakan dokter untuk melihat bagian dalam telinga pasien. Aksesori buatan CellScope ini dapat digunakan orang tua di rumah, dengan memasangnya di kamera iPhone. Setelah menangkap video keadaan di kanal telinga si anak, video dapat dikirim ke dokter lewat e-mail. Dengan biaya yang telah ditentukan, dokter kemudian mendiagnosa dan memberikan resep obat.

Oto Home

Perkembangan Internet of Things (IoT) jelas sudah menjalar ke segala bidang, tak terkecuali sektor kesehatan yang pada tahun ini akan semakin terlihat realisasinya. Jim Hunter, Chief Scientist dan Technology Evangelist dari Greenwave Systems menyatakan 2016 sebagai tahun transformasi dari IoT yang teknikal menjadi praktikal dan aplikatif. Oto Home tadi bisa dikatakan contoh kongkritnya.

Orang awam tentu sudah merasakan transformasi ini lewat berbagai produk wearable seperti Fitbit atau Apple Watch. Di ajang Consumer Electronic Show 2016 pada awal tahun ini, para produsen bahkan telah melangkah lebih lanjut dengan tidak hanya membuat fitness wearabledalam bentuk jam tangan. Sepatu olah raga Under Armour meluncurkan sneaker Gemini 2 yang telah dilengkapi sensor, sementara produsen pakaian OM menghadirkan pakaian dalam wanita dengan teknologi serupa.

Fitbit

Dari sisi tenaga medis, kehadiran wearables tentu amat menjanjikan karena dapat memantau pasien rawat jalan dari jarak jauh, maupun rawat inap dengan lebih nyaman, sekaligus dapat memberikan lebih banyak data untuk para dokter. Transparency Market Research pada akhir tahun lalu sudah memprediksi bahwa pada 2018, lebih dari lima juta wearable dan sensor kesehatan mobile akan digunakan untuk kepentingan kesehatan, sementara tren remote patient disebut akan menjadi sebuah revolusi cara penanganan pasien.

Smart Hospital

Teknologi mengawasi pasien dari jarak jauh dapat menjadi metode penting untuk mengurangi biaya kesehatan dan mempertebal kemungkinan kesembuhan pasien. Contohnya, dokter yang menemukan perubahan pada tanda-tanda vital pada pasien penyakit jantung, dapat mengganti pengobatan sebelum masalah yang lebih serius datang, sehingga pada akhirnya mereduksi kebutuhan dan biaya ruang darurat. Dokter pun dapat melacak status kesehatan pasien di rumah, dan melakukan konsultasi lewat koneksi video call.

Baca Juga :

Mengenal Platform Microsoft Azure

Situs-situs Populer yang Dibuat dengan Framework Django

JOGJA ONE SOLUTION – KURSUS BISNIS ONLINE JOGJA | JASA PROMOSI JOGJA | JASA PEMBUATAN WEBSITE JOGJA | INTERNET MARKETING JOGJA | JASA SEO JOGJA | AHLI WEBSITE | PELATIHAN INTERNET MARKETING | SOFTWARE APLIKASI JOGJA | JASA SOFTWARE JOGJA Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802

JOGJA ONE SOLUTION – Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802


Digital Content Writer, Special Content Creator, Technical Content Writer dan Suka berbagi hal baru yang bermanfaat bagi orang lain.

Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat