Optimasi Artikel Lama Supaya Bersaing Di Google

Optimasi Artikel Lama Supaya Bersaing Di Google

Optimasi Artikel Lama Supaya Bersaing Di Google

Jogja One Solution – Sudah bukan rahasia umum bahwa melebarkan bisnis ke dunia online merupakan hal yang sangat menggiurkan dan tidak bisa dihindari di masa kini. Keuntungan yang berlipat, proses mudah dan semakin mudah menjangkau audience merupakan sebagian kecil keuntungan melebarkan usaha ke ranah digital atau online. Hal ini pun membuat peran konten atau artikel yang ada di dalam website anda menjadi sangat penting. Isi konten yang dimasukkan ke dalam website anda akan mempengaruhi minat dan perkembangan bisnis anda loh. Oleh karena itu, mungkin sering kali dalam website anda ada artikel lama yang memiliki isi bagus. Berikut ini kami akan mengulas artikel tentang bagaimana cara optimasi artikel lama agar bisa bersaing di Google.

Optimasi pada setiap artikel itu perlu dilakukan agar target kata kunci atau keyword serta target mendapatkan kepuasan pembaca bisa tercapai dengan baik. Untuk mencapai hal ini tentu tulisan berupa artikel yang ada di website Anda harus relevan dan sesuai dengan tema pembahasan yang diharapkan oleh pembaca sehingga bisa bersaing dengan website lainnya di halaman teratas Google.

A. Hal yang perlu Anda perhatikan ketika memperbarui konten

1. Jangan buat halaman atau postingan baru saat penulisan ulang

Jangan membuat pos atau halaman baru untuk memperbarui konten yang pernah dipublikasikan. Hal ini karena postingan atau halaman asli telah diindeks oleh Google dan mesin pencari lainnya. Jadi ketika Anda membuat halaman baru, Anda akan kehilangan SEO dan keyword yang sudah ada. Cara penulisan ulangnya adalah, salin halaman lengkap dan copy di Word, lalu lakukan semua pengeditan di sana.

2. Tinjau topik dan periksa apakah masih relevan

Beberapa topik hanya menjadi tren di waktu tertentu dan seiring berkembangnya zaman topik itu akan usang. Untuk itu sebelum melakukan penulisan ulang, lakukan sedikit riset dan pastikan topik Anda masih relevan. Saat meneliti, cari keyword yang sedang ngetren yang dapat membantu meningkatkan artikel yang telah Anda tulis. Sebarkan keyword ini ke seluruh artikel Anda untuk membantu meningkatkan peringkatnya di hasil pencarian.

Jika topik Anda tidak lagi relevan, carilah hal-hal yang sedang hits saat ini yang ada hubungannya dengan topik yang pernah Anda tulis. Dengan sedikit pengeditan, tulisan lama Anda akan kembali muncul dengan tampilan yang baru.

3. Pastikan Call to Actions (CTA) Anda relevan

Setiap unggahan atau laman harus memiliki CTA, yang dikenal sebagai tombol atau link “call to action“. Setelah Anda membuat semua pembaruan, salin semuanya dari dokumen Word Anda dan tempelkan kembali ke website. Lakukan peninjauan akhir, lalu klik tombol ‘update’ atau ‘publish’.

4. Hapus Konten Yang Tidak Digunakan Lagi

Meskipun kami menyarankan untuk tidak menghapus konten apapun, namun ada baiknya untuk menghapus konten yang tidak mungkin ditulis ulang lagi. Contohnya adalah konten tentang produk atau layanan yang tidak lagi Anda tawarkan, peluang karir lama atau topik yang mungkin Anda anggap tidak profesional.

Sebelum Anda menekan tombol “Hapus”, buatlah aturan pengalihan sehingga pengunjung yang menemukan URL asli akan dialihkan ke halaman produk lain atau unggahan yang masih ada saat ini. Salah satunya dengan menggunakan 301 redirect.

Kesimpulan

Opimasi artikel berfungsi untuk memastikan konten di website Anda agar tetap fresh dan up to date adalah suatu keharusan. Kami sarankan untuk tidak menghapus konten lama, namun berkreasilah  untuk menulis ulang dan memperbarui konten lama Anda agar sesuai dengan tren saat ini.

JOGJA ONE SOLUTION – Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat