Mengenal PBN (Private Blog Network) & Manfaatnya Untuk SEO

Mengenal PBN (Private Blog Network) & Manfaatnya Untuk SEO

Mengenal Private Blog Network (PBN) pada SEO - Hosteko BlogJogja One Solution – Di era perkembangan teknologi yang semakin pesat seperti sekarang ini, berbagai macam metode mulai dilirik untuk mengoptimalkan kinerja website di mata mesin pencari. Tak terkecuali membangun link building dengan cara membuat PBN (Private Blog Network) yang mulai populer belakangan ini. Lantas, kira-kira Apa sih sebenarnya PBN itu?. Artikel kali ini akan mengenal PBN (Private blog network) & manfaatnya untuk seo, yuk simak penjelasannya.

 

 

 

Apa Itu PBN?

Salah satu teknik backlink yang digunakan dalam pengoptimasian website disebut dengan PBN. Walaupun tergolong teknik lama, namun masih banyak yang menggandrungi. Alasannya adalah teknik backlink mampu menaikkan ranking website dengan cepat. Tidak mengherankan apabila jasa backlink PBN selalu diburu.

Apa Itu PBN? Private Blog Network pada dasarnya merupakan jaringan blog yang mendorong backlink ke situs utama. Definisi backlink adalah link yang sengaja ditanamkan pada beberapa website berbeda untuk nantinya kembali diarahkan pada webiste yang sedang dioptimasi. Prosesnya tidak hanya sekali tetapi berkelanjutan sehingga perlu pengelolaan yang handal.

Bagi kalangan pemula belum disarankan memakai teknik backlink. Sebab teknik ini masuk dalam ranah abu-abu yang dikenal dengan Grey Hat Method. Tanpa penanganan yang profesional, maka Google akan mudah mendeteksi tindakan manipulasi terhadap link building tersebut. Dampaknya, website akan disingkirkan secara otomatis.

Memahami apa itu PBN SEO tidak cukup sebatas pengertian tetapi bagaimana karakteristik dari teknik backlink tersebut. Berikut penjelasannya:

1. Memanfaatkan Expired Domain yang Kuat

expired domain

PBN  mengandalkan domain lama yang sudah tidak terpakai namun telah terindeks oleh search engine. Dengan begitu, domain yang digunakan cukup kuat untuk mendorong website utama. Sumber untuk mendapatkan expired domain beragam, bisa melalui jasa buy back domain name atau domain auction.

Alternatif lain adalah menggunakan tools. Beberapa yang direkomendasikan antara lain freshdrop.com, expireddomains.net, prdrop.info, dan domcop.com. Dalam memilih nama domain, terdapat kriteria yang sebaiknya dipenuhi. Pertama adalah pastikan nama domain sesuai dengan niche yang dimiliki. Hal ini tidak wajib namun mampu mendongkrak proses optimasi.

Selanjutnya, periksa apakah nama domain masih terindeks di Google atau tidak. Kemudian pastikan backlink profilenya baik dibuktikan dengan angka trust flow dan trust ratio. Umumnya, angka trust ratio harus melewati 0,5 dan trust flow melewati angka 8. Terakhir, pastikan bahwa domain tersebut memiliki history yang aman, bukan merupakan situs yang dilarang.

2. Memiliki Jaringan Banyak yang Tidak Terhubung

Sudah disebutkan sebelumnya bahwa backlink membutuhkan banyak website agar membentuk jaringan. Oleh sebab itu, perlu dibangun Private Blog Network lebih dari satu. Semakin banyak jumlahnya, maka semakin berpeluang untuk menaikkan popularitas website utama. Namun, tiap PBN tidak dihubungkan satu sama lain untuk menyamarkan keberadaan backlink.

Konten yang dibuat antara website utama dengan pendukung pun tidak sama. Walaupun begitu, tetap pertahankan kualitas apalagi untuk website utama. Anda harus kreatif ‘mendekorasi’ situs dan menggunakan CMS yang beragam agar terlihat natural bagi Google. Selain itu, hindari mengisi whois dengan data yang sama karena web crawl akan mudah mendeteksi.

JOGJA ONE SOLUTION – Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat