Mengenal Moodle, Platform Open Source Untuk Pembelajaran

Mengenal Moodle, Platform Open Source Untuk Pembelajaran

Apa itu Moodle : Fitur, Fungsi, Keunggulan, dan Cara Kerjanya untuk Website  | IDCloudHostJogja One Solution – Membuat kelas pembelajaran online bukan lagi hal sulit. Saat ini telah banyak platform yang bisa Anda gunakan untuk membuat materi e-learning yang menarik. Moodle adalah salah satunya.  Kita perlu Mengenal Moodle, Platform Open Source Untuk Pembelajaran

Apa Itu Moodle?

Moodle memiliki kepanjangan, yaitu Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment. Pengertiannya, moodle adalah sebuah rangkaian perangkat lunak yang diciptakan untuk aktivitas pembelajaran menggunakan internet dan website dengan prinsip social constructionist pedagogy. Di Indonesia, penggunaan Moodle lebih terfokus pada Learning Management  System (LMS).

Aplikasi ini termasuk ke dalam jenis perangkat lunak open source berlisensi GNU (General Public License). Artinya, pengguna dapat melakukan modifikasi sesuai dengan kebutuhannya tanpa bermaksud untuk meraup keuntungan berupa materi atau uang.

Moodle dikembangkan oleh Martin Dougiamas menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database SQL. Aplikasi e-learning sendiri dapat diinstall pada jenis platform apapun, misalnya Linux, Windows, Unix, dan juga MacOS. Penggunanya hanya perlu meletakkan file kode dari Moodle di database seperti MySQL, Oracle, dan ODBC. Setelah itu, Moodle bisa diakses oleh siapa saja.

Keunggulan Moodle

Apa itu Moodle

Aplikasi Moodle ini dipilih oleh sebagian besar sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia, bahkan seluruh dunia. Pemilihan ini dilatarbelakangi oleh keunggulan yang dimiliki oleh LMS yang satu ini.

1.Gratis

Alasan pertama dan paling utama mengapa banyak institusi memilih Moodle adalah gratis. Penggunanya tak perlu membeli aplikasi atau source code dari aplikasi pembelajaran yang satu ini. Karena gratis, institusi pendidikan tak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk mengadakan sarana pembelajaran online.

2.Tidak Ada Kunci Vendor

Keunggulan kedua ini masih berhubungan dengan yang pertama. Anda tentu telah memahami bahwa Moodle masuk ke dalam kategori aplikasi open source. File kode bisa didapatkan secara gratis dan penggunanya pun dapat melakukan modifikasi sesuai dengan kebutuhan.

Anda juga dapat mencari Moodle yang telah dimodifikasi oleh vendor atau pihak tertentu. untuk menggunakan aplikasi yang sudah dimodifikasi, Anda tak perlu menggunakan kunci atau harus membelinya terlebih dahulu karena semua turunan Moodle juga open source.

3.Keamanan

Karena Moodle adalah jenis aplikasi yang terbuka, semua orang dapat mengetahui celah keamanannya. Namun semua orang juga bisa melakukan peningkatan keamanan sendiri-sendiri. Hal ini memungkinkan tingkat keamanan dari Moodle lebih tinggi dibandingkan dengan perangkat lunak sejenis.

4.Kustomisasi

Lagi-lagi keunggulan Moodle masih berhubungan dengan open source. Dari awal sudah disebutkan bahwa semua pengguna dapat melakukan modifikasi atau kustomisasi. Hal ini mencegah adanya fitur-fitur tidak terpakai yang dapat membuat aplikasi menjadi berat ketika dijalankan.

5.Future-Proof

Kemudahan dalam melakukan perubahan terhadap Moodle membuatnya fleksibel dan dapat digunakan di segala zaman. Bahkan apabila banyak perubahan terjadi terhadap sistem pembelajaran di masa depan, Moodle akan tetap bisa digunakan. Tentunya memerlukan penyesuaian atau modifikasi dari segi kodenya.

Fitur Moodle

Moodle

Sebenarnya fitur yang dimiliki oleh aplikasi Moodle ini hampir sama seperti LMS lainnya. Inilah 9 fitur utamanya:

  1. Berita
  2. Forum diskusi
  3. Kuis
  4. Wiki
  5. Pengumpulan tugas
  6. Unduh arsip
  7. Kalender
  8. Chat
  9. Pemeringkatan kelas

Fitur dasar di atas masih dapat ditingkatkan lagi oleh pengembang dengan berbagai kustomisasi yang tersedia. Ada berbagai macam plug in juga yang dapat ditambahkan sesuai dengan kebutuhan. Berikut ini daftarnya:

  1. Aktivitas yang berhubungan dengan pembelajaran, misalnya permainan kata atau perhitungan
  2. Jenis-jenis source
  3. Pilihan tipe jawaban untuk menyelesaikan soal (isian singkat, boolean, dan multiple choice)
  4. Berbagai cara input data, khusus untuk aktivitas database
  5. Tema yang dilengkapi dengan gambar
  6. Cara untuk autentikasi pengguna, meliputi pencocokan username dan password
  7. Pilihan metode penilaian
  8. Penyaringan konten berdasarkan aturan tertentu

Aplikasi Moodle

Fungsi moodle

Sampai di titik ini, Anda tentu sudah memahami pengertian Moodle beserta keunggulan dan fitur yang dimilikinya. Oleh karena itu, Anda sudah bisa mempelajari cara membuat e-learning dengan Moodle.

  1. Persiapkan web hosting sebagai server untuk upload Moodle supaya dapat diakses oleh semua pengguna.
  2. Buka cPanel. Log in menggunakan username dan password.
  3. Install Moodle. Opsi ini ada di cPanel bagian bawah. Setelah itu, Anda akan dibawa menuju laman untuk melanjutkan proses install Moodle.
  4. Lakukan software setup.
    1. Pilih versi Moodle yang ingin dipakai.
    2. Protocol, pilih “http://www”.
    3. Domain, pilih situs yang akan digunakan domainnya.
    4. Directory, wajib dipilih apabila Anda ingin menginstall Moodle di sub folder.
    5. Database, isi nama database dan ingat-ingat karena akan digunakan pada proses berikutnya.
  5. Jika sudah, Anda bisa melanjutkan proses ke “Site Setting”. Beri nama situs e-learning beserta deskripsinya.
  6. Ubah default table untuk database sesuai dengan yang sudah Anda buat sebelumnya.
  7. Buat “Admin Account” dengan mengisi data berupa username, password, nama, dan email.

JOGJA ONE SOLUTION – Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat