Mengenal Mail Server: Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Mengenal Mail Server: Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Mengenal Mail Server: Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Hasil gambar untuk Mengenal Mail Server: Pengertian, Fungsi, dan Cara KerjanyaJogja One Solution – Di era digital ini, semua hal hampir dapat diselesaikan dengan cara online. Kebutuhan terhadap jaringan internet ini bisa dibilang sebagai sebuah ketergantungan atau addict. Salah satu contoh nyata adalah, tanyakan ke diri Anda sendiri, “Berapa lama Anda dapat bertahan tanpa melihat dan mengecek smartphone?” Jawabannya tentu dapat bervariasi tergantung dengan masing-masing individu. Namun mengapa orang-orang sangat membutuhkan smartphone? Keperluan mendesak apakah yang dapat diselesaikan melalui smartphone? Tentu jawabannya sangat banyak dan bervariasi. Smartphone digunakan untuk berbagai hal dan keperluan, mulai dari komunikasi, telepon, entertainment, aplikasi editing, hingga urusan pekerjaan. Dengan mengenal mail server: pengertian, fungsi dan cara kerjanya kita akan semakin paham untuk mengirim surat melalui email.

 

Apa itu Mail Server?

Singkatnya, tugas utama dari mail server adalah untuk menampung dan mendistribusikan email dalam suatu jaringan server. Namun, mail server juga bertugas untuk mengumpulkan, mengolah, dan mendistribusikan data dan informasi berbentuk email dari satu server ke server yang lainnya. Secara umum, mail server mempunyai 3 komponen utama yaitu MUA, MTA, dan MDA. Berikut penjelasan singkat tentang setiap komponen dan perannya dalam pengiriman email Anda

MUA (Mail User Agent)

Mail user agent adalah aplikasi yang digunakan untuk mengirim dan menerima email. Contoh MUA adalah layanan penyedia email seperti Gmail, YahooOutlook, dan yang lainnya.

MTA (Mail transport agent)

Program yang mempunyai tugas utama untuk menerima dan mengirim email antar komputer atau server. Namun ada juga beberapa tugas lain dari MTA, seperti halnya:

  • Menerima email.
  • Memberikan pesan response otomatis ketika email gagal sampai tujuan.
  • Memilih server untuk mengirimkan email.

Berdasarkan program dan sistem operasinya, mail server mempunyai beberapa jenis MTA yang berbeda, berikut adalah beberapa jenis yang sering digunakan:

  • Sendmail — sistem mail server yang banyak digunakan pada sistem operasi Unix / Linux.
  • Postfix — sistem mail server dengan pengembangan lebih lanjut dari Sendmail, dapat digunakan pada sistem operasi Unix/Linux atau Mac Os X.
  • Qmail — terkenal sebagai server teraman dalam sistem operasi mail server, digunakan oleh penyedia email populer seperti Yahoo dan Hotmail.

MDA (Mail Delivery Agent)

Mail delivery agent yang juga dikenal sebagai LDA (local delivery agent) adalah sebuah perangkat lunak yang bertugas untuk mengantarkan email dari MTA.

Manfaat Mail Server

Layanan email populer seperti Gmail dan Yahoo memang mempunyai konfigurasi pengiriman email default yang bisa Anda gunakan dengan mudah. Namun, sebenarnya, Anda juga bisa memilih untuk memiliki mail server pribadi melalui layanan web hosting atau email hosting yang makin marak sekarang ini. Ditambah lagi, jika dibandingkan dengan layanan email gratis, banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan saat menggunakan mail server pribadi, seperti:

  • Privacy perusahaan Anda lebih aman. Jika Anda adalah seorang pelaku bisnis, mail server pribadi bermanfaat untuk melindungi privasi urusan pekerjaan. Jaringan yang Anda gunakan bersifat internal dan hanya akan bisa di akses oleh orang-orang yang terdaftar dalam perusahaan Anda.
  • Pengaturan akun akan lebih mudah. Dengan menggunakan jaringan pribadi, proses pengelolaan akun akan menjadi lebih mudah. Anda bisa dengan bebas mengatur konfigurasi sesuai dengan apa yang Anda inginkan.
  • Perusahaan Anda terlihat lebih profesional. Mail server umumnya menggunakan domain email khusus yang hanya dimiliki oleh orang-orang yang terdaftar dalam perusahaan. Ini akan memudahkan Anda dalam berkomunikasi dengan pihak luar atas nama perusahaan.
  • Email marketing. Jika Anda berniat untuk melakukan email marketing, mempunyai mail server pribadi dengan domain khusus juga akan membantu meningkatkan open-rate dari promosi email yang Anda kirimkan.

3  Protokol Standar Pengiriman Email Mail Server

Mail server mengumpulkan, mengolah, dan mengirim data dalam bentuk email melalui 3 protokol standar: SMTP, IMAP, dan Pop3. Berikut penjelasan singkat tentang ketiga email protokol tersebut:

1.  SIMPLE MAIL TRANSFER PROTOCOL (SMTP)

SMTP adalah protokol standar yang berfungsi untuk melakukan transmisi atau pengiriman email. Protokol ini akan berkomunikasi dengan server untuk mengirimkan email dari server lokal ke server email tujuan. Proses komunikasi ini biasanya dilakukan oleh program bernama MTA (mail transfer agent) yang ada pada email server yang Anda gunakan. SMTP menyediakan sekumpulan kode untuk komunikasi pesan antar server yang nantinya akan diterjemahkan oleh email server yang dituju.

2. INTERNET MESSAGE ACCESS (IMAP)

IMAP adalah protokol email yang memungkinkan Anda untuk mengakses email yang Anda terima dimanapun Anda berada asalkan ada jaringan internet. Sederhananya, email yang Anda terima tersimpan pada server email Anda dan tidak akan tersimpan di komputer saat Anda membukanya. Saat Anda melakukan pengecekan email, klien email Anda akan secara otomatis menghubungi mail server untuk menampilkan semua pesan Anda. IMAP juga merupakan protokol 2 way synch yang memungkinkan Anda untuk menyinkronkan data antara beberapa devices yang menggunakan server yang sama.

Karena itu, protokol ini biasanya lebih direkomendasikan oleh layanan email populer seperti Gmail dan Yahoo.

3. POST OFFICE PROTOCOL (POP3)

Pop3 bisa dibilang sebagai protokol standar baru dalam penerimaan email. Protokol ini berbasis client server yang mengirimkan data dan informasi dari satu server ke email lokal yang ada pada perangkat komputer Anda.

Pesan yang Anda terima akan secara otomatis terunduh pada perangkat Anda. Server tidak akan menyimpan atau membuat salinan dari pesan yang terkirim. Jadi Pop3 menggunakan sistem komunikasi satu arah yang hanya bisa dilakukan di dalam satu gadget yang sama. Jika Anda ingin berpindah device, baiknya lakukan backup pada pesan yang sudah terkirim sebelumnya.

Cara Kerja Mail Server

Pada dasarnya, mail server memiliki dua cara kerja utama sebagai outgoing dan incoming server. Outgoing server berfungsi sebagai pengirim email (sender), sedangkan incoming server berfungsi sebagai penerima email (receiver).

Sebenarnya, cara kerja dari mail server tergantung pada program dan aplikasi yang digunakan. Namun, secara umum, cara kerja mail server akan terlihat seperti dibawah ini:

cara kerja mail server

Seperti yang bisa dilihat, saat seorang sender mengirim sebuah pesan, user agent akan menerima pesan tersebut dan memasukkannya ke dalam waiting list email.

Selanjutnya, email penerima akan tersambung dengan protokol mail server Anda, dan berkomunikasi dengan MTA (mail transfer agent) yang akan memberikan alamat email Anda, alamat penerima, dan isi pesan serta lampirannya.

Setelah mendapatkan isi pesan, MDA (mail delivery agent) akan melanjutkan pesan ke alamat email penerima, user mailbox dan jika semua tahapan terselesaikan dengan benar, receiver akan menerima email Anda dengan sukses melalui user agent yang penerima Anda gunakan.

JOGJA ONE SOLUTION – Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat