Laravel: Langkah Mengunggahnya ke Hosting

Laravel: Langkah Mengunggahnya ke Hosting

Laravel: Langkah Mengunggahnya ke Hosting

Laravel: Langkah Menginstalnya ke Hosting - Hosteko BlogJogja One Solution – Laravel merupakan salah satu framework PHP yang berlandaskan open source dengan desain MVC  atau Model View Controller yang menggunakan untuk membangun aplikasi website. Framework ini terpasarkan pada tahun 2011 dan saat ini sudah banyak dikenal dan digunakan pada berbagai situs web karena sifatnya yang sangat elegan dan dinamis. Framework ini  juga sangat terkenal dengan dokumentasinya yang sangat lengkap dan selalu up to date. Laravel bukan satu-satunya framework PHP yang sedang populer, ada beberapa  yang lain juga tengah populernya, semacam Codeigniter, Symfony, Phalcon, Yii, dan lain sebagainya. Laravel: langkah mengunggahnya ke hosting.

Langkah Mengunggahnya ke Hosting

Langkah mengunggah Laravel ke hosting terdiri dari 6 langkah:

1. Mengarahkan Rute ke Folder Laravel

Secara default, Laravel akan mengakses folder root Laravel dan tidak langsung mengakses folder public miliknya, sehingga perlu membuatkan rute agar ketika mengakses domain, akses langsung diarahkan ke file index.php pada folder “public”.
Buat file index.php di dalam folder root Laravel.


Kemudian isi dengan script berikut:

<?php header(‘Location: public/’);

2. Compress Seluruh File Laravel

Kumpulkan semua file Laravel menjadi satu file dengan cara di-compress, agar dapat terekstrak pada cPanel, gunakan ekstensi .zip.

3. Akses Halaman cPanel Hosting

Langkah unggah file Laravel ke cPanel selanjutnya adalah melakukan akses ke cPanel. Anda dapat membuka cPanel dengan mengakses URL: https://namadomain/cpanel.

4. Klik Fitur “File Manager”

Gunakan kolom pencarian untuk mencari fitur File Manager kemudian akses fitur tersebut.

5. Upload File Laravel

Arahkan navigasi ke folder root yang ingin tergunakan untuk penyimpanan Laravel.
Catatan: Pada contoh menggunakan folder utama public_html sehingga file zip dari lokal terunggah di folder tersebut. Anda dapat mengunggah file zip ke public_html atau folder lain yang ingin digunakan untuk mengakses file Laravel.

Jika file zip sudah terunggah, klik kanan pada file tersebut lalu “Extract”.

6. Tes Hasil Upload File Laravel

Pengecekan dapat dilakukan dengan mengakses domain atau subdomain yang menggunakan untuk menyimpan file Laravel.

JOGJA ONE SOLUTION – Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802


Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat