Keahlian Back-End Developer

Keahlian Back-End Developer

Keahlian Back-End DeveloperKEAHLIAN BACK-END DEVELOPER

Jasa Pembuatan Website Jogja – Suatu website akan terlihat menarik jika adanya Front-End Developer. Dan suatu Website akan bisa berjalan jika adanya Back-End Developer. Maka dari itu Front-End dan Back-End Developer sling bakerjasama untuk mengembangkan suatu website. Untuk kalia ini, pada website ini akan fokus mengulas tentang Back-End Developer.

Apa itu Back-End Developer?

Back-end adalah bagian belakang layar dari sebuah website. Backend Developer bertugas dalam mengembangkan sebuah sistem bagian belakang, kaya admin panel, REST API, database dll. Tugasnya ini banyak dan rentan banget karena dia harus berhubungan sama database langsung, dan selain banyaknya, dia harus memastikan itu semua . Selain itu dia juga harus bisa ngeimplementasikan semua itu ke server, ngeintegrasiin server, dan harus tau server kaya Hosting biasa, VPS, Cloud Server Seorang Backend Developer, singkatnya bertanggung jawab untuk membangun “server side” dari sebuah aplikasi, seperti autentifikasi, operasi database, dan logika dari sebuah aplikasi.

Beberapa keterampilan dan teknologi inti yang harus diketahui pengembang Back-End

teamwork of people in the business world
Pada tim back-end, pengembang back-end bekerja bersama insinyur perangkat lunak masing-masing dengan peran tertentu seperti pengembangan REST API atau jaminan kualitas (QA). Bahkan di back-end, ada peran dan tanggung jawab yang berbeda.

1.Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan  bahasa komputer atau bahasa pemrograman komputer, adalah instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

2. Database dan SQL

Berbicara tentang memuat data dari basis data: karena ini adalah blog, kita memerlukan tempat untuk menyimpan artikel yang akan kita tulis untuk itu. Anda dapat menganggap database sebagai sejenis kumpulan spreadsheet.Tabel database seperti spreadsheet individual, dengan data disimpan dalam baris dan kolom.

3. HTML

Dibtuhkan ketika membuat template untuk memasukkan data dalam menggunakan HyperText Markup Language , atau singkatnya HTML . Setiap judul artikel akan ditandai sebagai tajuk, dan konten setiap artikel akan ditandai sebagai paragraf, sehingga browser menampilkannya dengan format yang sesuai. Setiap situs web menggunakan setidaknya beberapa HTML, karena itulah yang diharapkan browser web Develop akhir sering tidak harus menulis sendiri semua kode HTML. Situs mereka mengandalkan pengembang front-end untuk melakukan itu, tetapi mereka masih perlu memahami HTML dengan cukup baik untuk dapat memasukkan data ke halaman HTML.

4. JSON atau XML API

Untuk mengambil data untuk ditampilkan, aplikasi ini akan membutuhkan Antarmuka Programmer Aplikasi , atau API untuk terhubung. HTML mungkin berguna untuk memformat konten di browser web, tetapi ada banyak format yang lebih baik untuk data yang akan digunakan oleh program lain. Dua format paling populer untuk data API adalah JSON , yang merupakan singkatan dari JavaScript Object Notation , dan XML , yang merupakan singkatan dari eXtensible Markup Language .

5. Git

Git adalah alat baris perintah yang Anda kontrol menggunakan perintah yang diketikkan di konsol atau terminal sistem Anda. Pertama, kita perlu membuat repositori Git di folder proyek kita. Repositori adalah tempat Git menyimpan semua versi file Anda sebelumnya.
$ git init
Kedua kita menggunakan perintah git add untuk menandai file yang ingin kita simpan di Git.
$ git add .
Ketiga, untuk menjalankan perintah git commit untuk benar-benar menyimpan file.
$ git commit -m "first commit"
Versi file tersebut kemudian disimpan di Git

Hard Skill yang harus dimiliki seorang programmer

Junior Programmer: 

PHP, MySQL, Linux Server & CLI, Javascript, Laravel, Lumen

Senior Programmer: 

PHP, MySQL, Linux Server & CLI, Javascript, Laravel, Lumen, REST API, JSON, Swift, NodeJS, C#, NoSQL, Python atau Ruby

Soft Skill yang harus dimiliki seorang programmer

Di luar hard skill yang disebutkan di atas, kamu juga tidak boleh melupakan soft skill seperti komunikasi dan kemampuan bekerja di dalam tim. Soft skillini sangat diperlukan baik di bidang industri teknologi, maupun di semua bidang lainnya. Semoga Bermanfaat 🙂 Selamat menjadi programmer yang handal 😉 JOGJA ONE SOLUTION – KURSUS BISNIS ONLINE JOGJA | JASA PROMOSI JOGJA | JASA PEMBUATAN WEBSITE JOGJA | INTERNET MARKETING JOGJA | JASA SEO JOGJA | AHLI WEBSITE | PELATIHAN INTERNET MARKETING | SOFTWARE APLIKASI JOGJA | JASA SOFTWARE JOGJA Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802

JOGJA ONE SOLUTION – Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802


Digital Content Writer, Special Content Creator, Technical Content Writer dan Suka berbagi hal baru yang bermanfaat bagi orang lain.

Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat