Jenis Jenis Konektor USB

Jenis Jenis Konektor USB

sumber : review.bukalapak.com

JENIS JENIS KONEKTOR USB

Jogja One Solution – Jika kita akan menggunakan kabel atau konektor USB. Yang pertama perlu kita ketahui apa saja macam dari konektor USB nya terlebih dahulu. Nah jika kita sudah ketahui apa saja macamnya dan kegunaannya. Akan mempermudah juga kita dalam menggunakannya. Untuk ulasan lebih lengkap dan jelas, yuk simak berikut ini !

jenis Konektor USB Dan Manfaat Potensial Yang Dimilikinya

Sebagaimana kiita ketahui bahwa USB memiliki pengertian sebagai Universal Serial Bus, dimana ini merupakan standar industri yang dikembangkan untuk menentukan kabel, konektor dan protokol untuk koneksi, komunikasi, dan catu daya antara komputer dan perangkat periferal mereka.

Ada tiga generasi spesifikasi USB yang hadir hingga saat ini, yakni :

  • USB 1.x
  • USB 2.0, dengan beberapa update dan penambahan
  • USB 3.x

Pilihan ini sudah lama hadir, dimana seri pertama dirilis pada tahun 1996 dan standar USB saat ini dikelola oleh USB Implementers Forum (USB IF).

Nah, itulah mengapa USB tidak hanya berkaitan dengan port-nya saja, namun lebih pada semua hal (termasuk konektor dan kabelnya). Contohnya, ketika motherboard dan had drive anda memiliki port USB 3.0, namun anda memakai kabel USB 2.0, maka kinerja yang hadir tidak maksimal, bahkan tidak akan mencapai kinerja 6Gb/s karena keterbatasan fisik kabel. Jadi, untuk lebih jelasnya, mari kita ungkap pengertian dari berbagai jenis konektor USB dibawah ini.

jenis Konektor USB

1. Konektor USB 1.0, 2.0 & 3.0 (dan seterusnya)

Penjelasan pertama lebih pada jenis kabel yang dimiliki setiap fitur yang membawanya. Contohnya, USB 1.0 mampu membawa kinerja kecepatan hingga 12MB/s, sedangkan 2.0 akan mampu memberikan kinerja hingga 480 MB/s dan USB 3.0 akan mampu memberikan kinerja hingga 5GB/s. Nah, ketika dua buah perangkat yang anda memiliki fitur yang sama satu sama lain dalam urusan ini, maka pilihan kabel atau konektornya juga sangat berpengaruh. Perangkat anda tidak akan memiliki kinerja maksimal jika pilihan kabel yang dibawanya jauh lebih rendah. Contoh, ketika semua perangkat anda memiliki pilihan dengan tipe port USB 3.0, maka konektor atau kabel yang dimiliki seharusnya memakai pilihan 3.0 juga, untuk memaksimalkan kinerja perangkat tersebut.

2. Konektor USB Type A dan B (2.0 & 3.0)

Nilai perbedaan yang hadir biasanya pilihan yang hadir di ujung kabel, yakni stopkontak USB. Dan untuk mudah dalam mengenalinya, konektor tipe A biasanya dikenali dengan bentuk segi empatnya yang agak panjang dari kedua ujung. Sedangkan untuk Type B, biasanya pilihan ini memiliki segi empat kubus pada salah satu ujungnya, contohnya kabel yang biasa kita pakai untuk printer.

Konektor USB Type A

Kedua jenis colokan ini pada dasarnya memiliki jumlah pin yang sama, dan secara juga elektrik sama. Mereka hanya berbeda secara mekanis. Ini adalah fitur yang disengaja yang dirancang oleh USB Implementers Forum untuk mencegah pilihan tersebut menghubungkan host ke host lain, yang dapat menyebabkan korsleting. Pilihan konektor ini tersedia mulai dari pilihan dengan fitur USB 2.0 hingga 3.0, dimana yang membedakannya adalah nilai kecepatan yang bisa ditransfer pada kabel tersebut.

Konektor USB Type B

3. Konektor USB Female Extension

Konektor USB Type A
Konektor USB Type A Female Extension

Ini adalah USB Tipe A Male di salah satu ujungnya dan ujung yang lainnya memiliki Tipe A Female Extension Kabel yang biasanya digunakan untuk memperpanjang kabel USB standar. Ibaratnya, pilihan ini akan mempermudah port USB pada belakang motherboard dengan perpanjangan kabel tersebut, sehingga pengguna bisa mudah untuk mencolokan setiap peripheral yang dimilikinya. Dan perlu diingat juga untuk memakai pilihan kompabilitas yang benar, karena ia juga memiliki pilihan tipe USB antara 2.0 dan 3.0 (bisa dilihat dari warna).

4. Konektor USB Type-C

Konektor USB-C atau USB Type-C merupakan konektor USB terbaru di pasaran. Konektor USB-C memiliki desain yang dapat diubah / simetris dan dapat dicolokkan ke perangkat USB-C dengan menggunakan salah satu ujungnya. Kabel USB-C mampu membawa sinyal USB 3.1, USB 3.0, USB 2.0, dan USB 1.1, sehingga USB-C umumnya bisa dipasangkan dengan salah satu USB tersebut dan konektor USB lainnya saat mendukung versi sebelumnya.

Namun, ketika kita menghubungkan dua perangkat USB 3.1, maka kabel USB-C akan mendukung kecepatan transfer data dua kali kecepatan teknologi USB yang ada (hingga 10Gbit / detik), penyampaian daya yang ditingkatkan hingga 20 volt, 5 amps, dan 100 watt untuk daya dan pengisian daya, dan dukungan built-in untuk video DisplayPort dan audio empat saluran (speaker dan mikrofon).

5. Konektor USB Micro B

Pilihan ini lebih banyak digunakan untuk perangkat perangkat elektronik secara umum, seperti ponsel, PDA dan kamera digital. Secara default, kabel micro-b dianggap memiliki 5 pin. Konektor ini cukup kecil, sekitar dua pertiga dari lebar konektor A. Ini juga ditentukan untuk digunakan dalam standar baru yang disebut USB On-The-Go yang memungkinkan perangkat periferal untuk berkomunikasi dengan kehadiran pengendali host.

Cara Mengetahui Jenis Konektor USB Apa Yang Anda Miliki Berdasarkan Warna

Dan ternyata sangat mudah untuk mengidentifikasi jenis USB berdasarkan warna yang dihadirkan. Pilihan umum biasanya dihadirkan pada warna secara keseluruhan dari konektor kabel, namun terkadang produsen hanya menghadirkan warna yang sama, hanya saja jika kita jeli, kita akan melihat perbedaan didalam konektor tersebut.  Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat sedikit penjelasan dibawah ini.

  • Konektor USB 1.0 : Pilihan ini biasanya memiliki warna putih, meskipun jika anda melihat bagian kabel berwarna hitam, kita bisa menentukan hal tersebut dari setiap ujung bagian USB, lihat tanda warna putih pada ujung kontak dibawah ini.
  • Konektor USB 2.0 : Sedangkan untuk USB 2.0, pilihan ini biasanya hadir dalam warna hitam seutuhnya, dan pilihan ini biasanya diberi label ‘Hi-Speed’ karena memiliki kecepatan transfer maksimum 480 Mbps (megabit per detik).
  • Konektor USB 3.0 : Biru menjadi warna utama dari pilihan USB 3.0, dan ini menandakan bahwa ia mendefinisikan mode SuperSpeed baru, dengan kecepatan transfer hingga 5 Gbps (gigabit per detik).

Kompabilitas

Sebagaimana apa yang telah saya katakan, ada perbedaan nyata jika anda memakai kabel atau konektor yang berbeda, dan itu biasanya berkaitan dengan kecepatan transfer. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah skenario yang mungkin biasa kita temui:

  • Anda memiliki perangkat SATA 2 (2.0) – penggunaan kabel SATA 3 (3.0) tidak akan membuat kita mendapatkan kinerja 6GB / s karena keterbatasan fisik perangkat.
  • Anda memiliki perangkat SATA 3 (3.0) – penggunaan kabel SATA 2 (3.0) tidak akan memberikan kita kinerja hingga 6GB / s karena keterbatasan fisik kabel.
  • Anda memiliki salah satu perangkat dengan fitur SATA 3, tetapi perangkat lain hanya mendukung SATA 2 – menggunakan kabel SATA 2 atau 3 tetap akan menghasilkan kinerja paling rendah hingga 3GB / s.
  • Semua perangkat dan dukungan memiliki SATA 3 – menggunakan kabel SATA 3 akan memberikan kita kinerja 6GB / s.

Kesimpulan

Nah, itu dia sedikit penjelasan mengenai jenis Konektor USB dan semua hal yang berkaitan dengannya, sehingga kita pastinya bisa mengetahui manfaat yang bisa diambil serta bisa memaksimalkan potensi perangkat anda. Jadi, ketika anda mengetahui bahwa ternyata selama ini anda memakai kabel USB 2.0 atau SATA 2 pada perangkat yang sebenarnya sudah mendukung 3.0, maka sudah saatnya untuk mengganti kabel anda dengan pilihan yang jauh lebih jitu.

sumber artikel : https://www.murdockcruz.com/

JOGJA ONE SOLUTION – Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802


Digital Content Writer, Special Content Creator, Technical Content Writer dan Suka berbagi hal baru yang bermanfaat bagi orang lain.

Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat