Inilah Perbedaan Google Chrome dan Chromium

Inilah Perbedaan Google Chrome dan Chromium

Inilah Perbedaan Google Chrome dan Chromium

Wajib Tahu! Inilah Perbedaan Chrome dan Chromium » elevenia BlogJogja One Solution – Pada era yang serba digital ini, Google Chrome merupakan browser yang paling tergemari saat ini banding browser yang lainnya. Namun kini hadir, satu produk Google yang bernama Chromium dan tools yang satu ini masih asing terdengar. Mungkin kamu pun masih belum tahu lebih jelasnya mengenai Chromium.

 

Berikut perbedaan antara Google Chrome dan Chromium Browser

  1. Logo

Bentuk dan model pada logo keduanya sama, hanya saja untuk warna berbeda, logo Chromium  berwarna biru pucat pasif, sedangkan  Chrome lebih berwarna-warni dan lebih cerah.

  1. Pengembang dan Pengelola

Dari sisi pengembang dan pengelola Google Chrome terkembangkan dan mengelola oleh perusahaan raksasa teknologi google, sedangkan Chromium terkembangkan dan terkelola oleh The Chromium Project.

  1. Paket Instalasi

Google Chrome memiliki paket instalasi secara resmi dalam bentuk deb dan rpm, sedangkan Chromium browser handle oleh komunitas masing-masing distro Linux. Google Chrome tidak Open Source sehingga anda tidak akan mendapati paket Google Chrome berada pada repository repository distro Linux yang terpakai, sedangkan Chromium untuk menginstallnya lebih mudah dengan menggunakan manajemen paket instalasi standar yang ada didistro.

  1. Update Otomatis

Untuk melakukan pembaharuan secara otomatis, Google Chrome menggunakan Google Update, sedangkan pada Chromium hanya dapat memperbaharui  dengan memasang secara manual paket pembaharuannya.

  1. Crash reporting

Pada Google Chrome, pengguna dapat mengirim crash report ke Google, sedangkan pada Chromium tidak memiliki fitur ini.

  1. Media Codec Support

Google ini mendukung media codec standar yang gratis. Audio Codec maupun Video Codec Google Chrome mempunyai lebih banyak dukungan media codec seperti AAC, MP3, dan H.264.Sementara itu, pada Chromium terbatas pada apa yang tersedia sebagai codec non-proprietary seperi Theora, Vorbis, WebM, VP9, dll.

  1. Package

Google chrome memiliki paket single deb/rpm/exe sedangkan lawannya tergantung distributor dan dapat terpisah dalam beberapa bagian.

  1. Quality Assurance

Sebelum mengirim ke user dalam bentuk rilis, update pada Google Chrome tes terlebih dulu oleh developer. Sedangkan Chromium update untuk kirim langsung user. Sehingga Chromium rentan crash dan bug namun lebih up to date.

Google Chrome atau Chromium, mana yang lebih baik?

Setelah anda mengetahui perbedaan ini, untuk memilihnya tergantung pada kebutuhan masing-masing. Jika anda pengguna Windows. Lebih baik menggunakan Chrome karena Chromium tidak cukup stabil. Pada Windows dan jika anda bergantung dengan layanan yang disediakan google. Seperti google sync, gmail, google smart save password, dan lainnya, maka Google Chrome pilihannya.

Jika anda menggunakan Linux, sebaiknya memakai Chromium karena bersifat Open Source.

JOGJA ONE SOLUTION – Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat