Cara Membuat Footnote dari Internet yang Benar

Cara Membuat Footnote dari Internet yang Benar

Cara Membuat Footnote dari Internet yang Benar

Jogja One SolutionBagaimana cara membuat footnote dari internet? Bagi anda yang kerap membuat atau membaca sebuah karya ilmiah, tentu anda pernah melihat tulisan kecil yang letaknya berada pada bawah halaman. Tulisan tersebut memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan ukuran huruf atau tulisan yang ada dalam halaman tersebut. Nah, tulisan kecil inilah yang ternamakan sebagai footnote atau jika menerjemahkan ke bahasa Indonesia berarti catatan kaki. Berikut ini cara membuat footnote dari internet yang benar.

 

Apa Itu Footnote

Footnote atau disebut catatan kaki dalam bahasa Indonesia adalah catatan yang menampilkan suatu kutipan disertai dengan sumbernya. Umumnya terjumpai pada karya ilmiah.

footnote

Ini berisi daftar keterangan khusus yang tertulis pada karya tulis ilmiah kemudian terjelaskan pada bagian bawah tiap lembaran atau akhir dari karya ilmiah tersebut. Tidak hanya karya tulis ilmiah saja, footnote juga sering dipakai pada karya tulis non ilmiah.

Footnote sering dipakai untuk memberi keterangan juga komentar yang menjelaskan sumber dari kutipan. Bahkan terkadang footnote juga terpakai untuk pedoman dalam penyusunan bibliografi (daftar bacaan). Adapun fungsi lain dari footnote atau catatan kaki, yaitu:

  • Dapat menjadi bahan diskusi tambahan atas suatu permasalahan yang terbahas.
  • Petunjuk dari bahan yang dijadikan bahasan, namun untuk beberapa fakta yang bersifat umum tidak harus memberi catatan kaki.
  • Menggunakan untuk menyertakan keterangan, seperti menampilkan bahan pada lampiran, permasalahan yang terbahas pada sebuah halaman, bab dan sub-bab pada karya ilmiah.
  • Memperkuat keterangan dan pernyataan yang terbuat pada karya ilmiah.

Aturan Menulis Footnote

Jika belum pernah membuat footnote, penting bagi Anda untuk mengetahui apa saja aturan dalam penulisan footnote. Aturan-aturan tersebut antara lain:

a.   Nomor catatan kaki

Setiap footnote atau catatan kaki yang terbuat harus memiliki nomor penanda. Penulisan nomor tersebut mirip dengan penulisan pangkat pada bilangan yang berukuran kecil dan terletakkan agak ke atas, misalnya[1].

b.   Nama pengarang

Nama pengarang dari karya yang menjadikan catatan kaki harus tertulis sesuai urutan nama aslinya tetapi tanpa disertai pangkat maupun gelar, misalnya Prof., dr., S.T., S.E., tidak perlu tercantumkan.

c.  Penulisan nama pengarang jika lebih dari satu

Apabila referensi footnote ditulis oleh dua atau tiga orang maka semua nama tersebut harus tercantumkan.

d.  Penulisan nama pengarang jika lebih dari tiga

Apabila pengarang dari referensi footnote terdapat lebih dari tiga orang, maka dapat tertuliskan nama pengarang pertama mengikuti dengan dkk. atau et al.

e.  Judul referensi

Judul dari karya yang menjadikan referensi catatan kaki juga harus tercantumkan. Penulisan judul referensi harus tercetak miring jika menggunakan Microsoft Word atau digarisbawahi jika menggunakan mesin tik.

Cara Membuat Footnote

1.  Cara Membuat Footnote Dari Internet

Referensi untuk kutipan pada karya tulis tidak harus berasal dari buku saja, bisa juga mengambilnya dari website atau internet. Hal ini lantaran internet menjadi repository ilmu yang bisa terbilang cukup lengkap dan mudah tergunakan.

Untuk cara membuat footnote dari internet, Anda bisa menggunakan format berikut:

NoNama penulis, Judul Tulisan, terakses dari (alamat website), pada tanggal (tanggal website terakses), pukul (waktu website terakses).

2.  Cara Membuat Footnote Dari Buku

Jika Anda membuat footnote yang bersumber dari buku, maka dapat tertulis dengan format berikut ini:

NoNama Pengarang, Judul Buku (Kota Terbit: Penerbit, Tahun Terbit), hlm. Nomor Halaman.

Selain format tersebut, terdapat beberapa singkatan yang juga terpakai dalam penulisan footnote. Singkatan tersebut memiliki fungsi masing-masing, yaitu:

  • ibid, merupakan singkatan dari ibidem yang bermakna dari tempat yang sama. Singkatan ini terpakai jika kutipan yang tercantumkan pada karya tulis berasal dari sumber yang sama dan belum terselingi dengan sumber lain, jadi nama pengarang tidak perlu menyebutkannya lagi.

Contoh:

1Muhammad Alwi, Dasar-Dasar Matematika, (Surabaya: Pustaka Utama, 2015), hlm. 35.

2ibid., hlm. 40. (berarti kutipan berasal dari sumber yang sama seperti sebelumnya tetapi berbeda halaman)

  • op.cit, merupakan dari opera citato yang bermakna dari keterangan tersebut. Singkatan ini terpakai jika sumber dari suatu kutipan tersebut sebelumnya, tetapi terdapat sela dari sumber lainnya.

Contoh:

3Saraswati Mega, Perancangan Tata Letak Fasilitas, (Jakarta: Media Utama, 2018), hlm. 20.

4Ahnaf Saputra dan Ilham Diwangka, Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan, (Yogyakarta: Coretan Pena, 2017), hlm. 150.

5Saraswati Mega, op.cit, hlm. 57. (berarti kutipan berasal dari sumber yang sama dengan sumber nomor 3)

  • lo.cit, merupakan singkatan dari loco citato yang mempunyai makna dari tempat yang telah disebut. Singkatan ini biasa dipakai untuk merujuk halaman yang sama dari sumber yang sudah disebutkan sebelumnya.

Contoh:

6Surinala Laksita, Psikologi Industri, (Jakarta: Media Indo Pustaka, 2015), hlm. 231.

7Amanila Serenata, Ekonomi Teknik, (Bandung: Pustaka Nusantara, 2010). Hlm. 204.

8Surinala Laksita, loc.cit. (berarti kutipan berasal dari buku dan halaman yang sama seperti sumber no 6)

Itulah cara membuat footnote dari internet yang benar.

JOGJA ONE SOLUTION – Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat