Cara Membuat Blog Makanan yang Menghasilkan Uang dalam 5 Langkah

Cara Membuat Blog Makanan yang Menghasilkan Uang dalam 5 Langkah

Cara Membuat Blog Makanan yang Menghasilkan Uang dalam 5 Langkah

Food Blogger Indonesia - Header - Airy Rooms BlogJogja One Solution – Anda bisa menghasilkan uang dari mana saja, termasuk salah satunya dari blog. Blog bukan hanya menjadi tempat menulis artikel, melainkan juga tempat Anda menghasilkan uang. Anda bisa mendapatkan uang dari blog dengan berbagai cara, dari endorsement hingga Google AdSense. Pada artikel ini akan di bahas cara membuat blog makanan yang menghasilkan uang dalam 5 langkah.

Langkah 1: Pilih Nama Domain untuk Blog Anda

Sebelum membicarakan tentang bagaimana cara membuat blog, Anda perlu memikirkan sesuatu yang menjadi elemen utama sebuah situs: nama dari situs itu sendiri. Kebanyakan orang akan menggunakan nama domain yang sama dengan blog yang dikelola. Beberapa website mencoba untuk melakukan rebranding, namun, prosesnya mungkin bisa saja rumit, jadi akan lebih baik bila menemukan nama yang bagus dari awal dan Anda akan memakainya sepanjang karier Anda menjadi seorang food blogger.

Intinya, menentukan nama adalah sesuatu yang harus Anda pikirkan dengan serius. Ada pula beberapa tips singkat untuk menentukan nama domain sekaligus blog Anda:

  • Usahakan singkat. Semakin singkat nama blog Anda, akan semakin mudah diingat. Memang tidak ada aturan tertulis terkait dengan ini, tetapi jika Anda mengalami kesulitan saat membuat nama, nama yang simpel dapat menjadi pilihan terbaik.
  • Cari nama yang tersedia dengan domain .com. Ketika membicatakan top-level domain, .com tentunya adalah TLD yang paling populer, maka memilih nama domain yang tersedia dengan .com dapat menjadi strategi yang bagus. Memang, Anda memiliki banyak pilihan beragam, namun memilih opsi populer tidak merugikan sama sekali.
  • Nama domain harus mencerminkan konten blog Anda. Contohnya, Anda tidak mungkin menamai blog makanan Anda dengan ‘Catatan Harian John’ atau ‘My Personal Blog’. Jika Memilih nama seperti itu, orang-orang mungkin tidak dapat menerka isi blog Anda saat Anda mempromosikannya.

Di langkah ini, kami menyarankan Anda untuk membuat daftar berisi lima hingga sepuluh opsi nama blog yang Anda inginkan. Lalu, cek apakah nama yang Anda kehendaki tersedia, dengan menggunakan domain checker hosting atau registrar favorit Anda:

tool untuk cek nama domain

Langkah 2: Daftarkan Akun Hosting

Sekarang, Anda memiliki nama sekaligus domain untuk blog makanan Anda. Langkah selanjutnya adalah memilih paket hosting, yang nantinya menjadi ‘rumah’ bagi website dan konten Anda.

Jika Anda belum familiar dengan konsep web hosting, bahasan ini mungkin agak sedikit melelahkan. Nyatanya, memahami konsep web hosting tidak sesulit yang Anda kira.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menemukan layanan web hosting yang terpercaya. Setelah itu, lihat dulu paket-paket hosting yang ditawarkan. Contohnya, ada beberapa opsi paket umum:

  • Shared hosting. Dengan paket ini, Anda akan berbagi server dengan orang lain. Paket ini adalah paket termurah di antara yabf lain, namun cukup dapat diandalkan untuk food blogger pemula.
  • Business hosting. Paket ini seperti mobil sport-nya dunia hosting. Anda akan mendapatkan resource Anda sendiri dan memanfaatkan kemampuan cloud computing. Business hosting menyediakan performa terbaik sekaligus dapat dikustomisasi dengan fleksibel. Ada barang, tentunya ada harga. Paket ini biasanya yang paling mahal harganya.
  • Virtual Private Server (VPS). Dengan VPS, Anda akan mendapatkan komputer virtual Anda sendiri, walaupun lokasinya sama dengan server fisik yang digunakan pelanggan lain. Bedanya adalah, Anda bisa mendapatkan rooted access dan resource Anda sendiri. Namun, mengelola server VPS membutuhkan keahlian teknis.

Jika Anda memang belum mendalami dunia per-website-an, shared hosting dapat menjadi suatu pilihan yang tepat. Faktanya, kalau Anda tidak memiliki hal yang begitu mendesak yang sekiranya memerlukan tindakan tingkat lanjut, kami akan merekomendasikan untuk menggunakan shared hosting. Kami pun tidak berbohong saat kami menyatakan bahwa paket shared hosting adalah paket termurah:

daftar harga paket shared hosting untuk blog makanan

 

Langkah 3: Buat Rencana untuk Perkembangan Blog Makanan Anda

Sejauh ini, kami telah membahas pondasi blog Anda. Sekarang, kami akan membahas secara spesifik tentang cara membuat blog makanan.

Namun, sebelum meng-online-kan blog Anda, ada beberapa pertanyaan yang harus Anda jawab, seperti:

  • Tipe konten seperti apa yang ingin Anda yang ingin Anda terbitkan?
  • Seberapa sering Anda akan menerbitkan konten tersebut?
  • Akankah Anda membuat seluruh konten Anda sendiri, atau menggunakan tenaga outsource? Jika demikian, berapa besar dana yang akan Anda gelontorkan?
  • Apakah Anda ingin memonetisasi blog makanan Anda? Jika iya, bagaimana cara Anda memonetisasi blog tersebut?

Mari mulai dengan membahas pertanyaan pertama. Contohnya, mungkin Anda ingin mengulas restoran, atau membagikan resep baru, mengambil foto tiap langkah resep tersebut dan membagikannya ke semua orang. Anda bisa juga berfokus untuk mengulas produk kuliner terbaru.

Apapun jenis blog yang dipilih, Anda harus yakin bahwa topik yang dipilih memanglah sesuatu yang Anda minati. Jika tidak, maka Anda akan cepat sekali merasa lelah, dan kesulitan untuk memotivasi diri Anda dalam meneruskan blog yang sudah dibuat.

Setelah menentukan tipe blog makanan, Anda perlu membuat jadwal blogging yang setidaknya mencakup satu bulan pertama Anda. Sebagai permulaan, kami sarankan untuk memposting satu hingga dua post per minggu.

Banyak orang mencoba menulis lusinan posting ketika mereka memulai karir blogging-nya. Jika Anda bisa melakukan itu, maka semakin banyak kekuatan untuk Anda. Namun, penting untuk dipahami bahwa membutuhkan waktu bagi blog baru untuk mendapatkan daya tarik. Tujuan Anda adalah untuk melewati beberapa bulan pertama dengan antusiasme penuh. Dengan begitu, ketika lalu lintas nyata mulai menghampiri Anda, Anda dapat meningkatkan skala blog makanan Anda lebih jauh untuk memenuhi permintaan.

Untuk melakukannya, Anda akan membutuhkan tenaga outsource atau membayar jasa freelancer. Contohnya, Anda menggunakan tenaga penulis lepas untuk sesekali menulis di blog Anda.

Langkah 4: Milih Platform Blogging Anda

Mungkin, langkah terpenting dari belajar cara membuat blog makanan ini adalah menentukan bagaimana cara Anda membuat website. Ada beberapa cara yang dapat Anda pilih di langkah ini. Misalnya, Anda memiliki budget berlebih, jadi Anda memilih membayar orang untuk membuat website Anda. Namun, bisa juga Anda membuat website dengan tenaga Anda sendiri, terlebih jika Anda memiliki pengalaman atau skill web development.

Pun, bila Anda tidak memiliki skill tersebut, Anda masih bisa membuat website Anda sendiri dengan memanfaatkan Sistem Manajemen Konten (CMS), yang memudahkan seluruh proses membangun website Anda. Seperti namanya, CMS merupakan platform yang memungkinkan Anda untuk menerbitkan dan mengelola berbagai jenis konten berbeda. Ketika membahas blogging CMS, biasanya platform-platform ini menyertakan fungsionalitas untuk mengatur posting Anda, mengatur halaman individual, mengelola pengguna, dan banyak lagi. Meskipun ada banyak opsi yang dapat Anda pilih. Maka dari itu, mari kita lihat ulasan singkat tiga alternatif platform CMS terbaik.

Pada daftar pertama, kami akan merekomendasikan WordPress. CMS ini adalah CMS terpopuler untuk platform blogging. WordPress mudah digunakan untuk pemula, namun juga fleksibel untuk website yang kompleks. Ada komunitas yang dinamis yang dibangun di sekitar CMS, dan Anda dapat menyesuaikan situs menggunakan tema dan plugin (yang jumlahnya ribuan).

banner website wordpress

Selanjutnya adalah Joomla!, yang mana tidak terlalu beginner-friendly seperti WordPress, namun masih tetap dapat digunakan. Joomla! Sangat baik dalam hal mengelola berbagai jenis konten, yang artinya Joomla! Sangat cocok untuk Anda yang tidak sekedar menginginkan blog. Platform ini cukup mudah untuk dikustomisasi, tetapi tidak semudah WordPress.

Langkah 5: Beri Sentuhan Akhir untuk Menerbitkan Resep Pertama Anda

Anda hampir mencapai garis akhir dari tutorial cara membuat blog makanan. Di tahap ini, Anda harusnya sudah memiliki website dan domain yang aktif, sekaligus rencana mengembangkan blog Anda di masa mendatang.

Berarti, sekarang saatnya untuk membuat posting pertama Anda, bisa jadi berupa resep atau ulasan. Namun, sebelum Anda berlari ke dapur, masih ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan pengalaman blogging Anda. Misalnya, perkara tema. Walaupun tema default yang disediakan WordPress tidak buruk, Anda mungkin menginginkan sesuatu yang lebih spesifik:

tema bawaan wordpress

Anda memilih niche ini maka Anda beruntung. Ada banyak tema WordPress menakjubkan terkait dengan makanan yang dapat Anda gunakan. Untuk tema gratis, Anda dapat melihatnya di repositori tema WordPress.org. Ada bilah pencarian yang dapat digunakan untuk mencari jenis tema tertentu. Misalnya, seperti di bawah ini yang muncul ketika kami memasukkan “food”:

tema untuk blog makanan

Ingatlah untuk memeriksa ulasan user untuk tema apa pun sebelum Anda menginstalnya di situs Anda. Sebagai patokan yang baik, Anda harus mencoba menggunakan tema dengan peringkat 4 bintang atau lebih tinggi. Pastikan juga untuk cek apakah tema telah menerima pembaruan terkini karena Anda tidak ingin menggunakan yang sudah outdated. Itulah cara membuat blog makanan yang menghasilkan uang dalam 5 langkah.

JOGJA ONE SOLUTION – Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat