Bahayakah Charger Laptop Terlalu Lama?

jasa pembuatan website

jasa pembuatan websiteBAHAYAKAH CHARGER LAPTOP TERLALU LAMA?

Dampak Charger Laptop Terlalu Lama – Menurut kalian bagaimana jika kalian mendengar opini mengecharge laptop terlalu lama? Cepat rusak dan bahaya atau tidak ada msalah? Mungkin kebanyakan orang beranggapan bahwa charge laptop terlalu lama akan merusak laptop Anda. Benarkah?

Fakta Charge Laptop Terlalu Lama

Jadi, sekarang pertanyaan adalah apakah mengecas laptop terlalu lama tanpa dilepas itu bisa berdampak pada laptop itu sendiri?

Yang ada itu kalau tidak mengecas laptop, maka akan berdampak pada laptop yang tidak bisa menyala. Jadi, sebenarnya mengecas laptop terus menerus walaupun baterai sudah full itu tidak akan berdampak negatif pada laptop itu sendiri. Mungkin Anda juga sering mendengar pesan mengenai “jangan menggunakan laptop dalam keadaan mengecas!”. Untuk perangkat smartphone, hal tersebut memang tidak diperbolehkan. Akan tetapi, untuk laptop sendiri, malah bisa lebih baik.

Laptop jaman sekarang itu sudah menggunakan 2 tipe baterai yang memiliki teknologi tinggi yang bernama Li-iOn (Lithium Ion) dan Li-Po (Lithium Ion Polymer). Nah, apa perbedaaan dari kedua tipe baterai ini? Simak di bawah ini:

Li-Ion (Lithium Ion)

Tipe baterai yang pertama ini adalah tipe baterai yang paling banyak kita temukan pada laptop saat ini. Ini karena, tipe baterai Li-iOn ini harganya cukup murah, serta daya tampung listriknya juga cukup besar. Jika Anda melihat bentuk baterai laptop yang memanjang, maka sebagian besar tipe baterai yang digunakan itu adalah Li-iOn. Walaupun di dalam baterai ini tidak ada zat yang berbahaya, tapi baterai ini sangatlah mudah meledak. Anda pasti sering mendengar kejadian smartphone yang meledak kan? Nah, coba Anda cek pada baterinya, pasti menggunakan tipe Li-iOn. Inilah yang menjadi salah satu kekurangan dari baterai tipe Li-iOn ini, yang tidak tahan dengan suhu yang terlalu tinggi.

Untuk lebih menggambarkan mengenai baterai ini Li-iOn ini, maka silahkan Anda lihat kelebihan dan kekurangannya di bawah ini:

Kelebih baterai tipe Li-iOn:

  • Harga yang sangat murah dan banyak ditemukan di toko elektronik,
  • Perawatan yang mudah,
  • Bisa mudah dilepas dan diganti,
  • Jumlah energi yang bisa ditampung lebih besar,
  • Bisa dicas berulang-ulang, karena siklus casnya bisa sampai 1000 siklus (pembahasan mengenai siklus cas bisa Anda lihat di bawah nanti).

Kekurangan baterai tipe Li-iOn:

  • Daya tampung akan berkurang sesuai dengan siklus charge,
  • Usia baterai lebih pendek, paling lama 2 sampai 3 tahun sejak pengisian pertama,
  • Tidak tahan suhu panas yang terlalu tinggi,
  • Relatif lebih besar, karena mengikuti kapasitas mAh baterai,
  • Tanda kerusakannya itu, jika daya tahan baterai hanya bertahan 5 menit walaupun sudah 100% pengisian, dan tidak ada perbaikannya.

Li-Po (Lithium-ion Polymer)

ternyata-mengecas-laptop-terlalu-lama-tidak-apa-apa-loh-2-oleh-tekno-segiempatTipe baterai selanjutnya ini bernama Li-Po (Lithium Ion Polymer) yang baru saja muncul sejak kemunculan smartphone, laptop, atau tablet yang berukuran ringan dan tipis. Ciri dari perangkat laptop atau smartphone yang menggunakan baterai jenis ini adalah Non-Removable (tidak bongkar pasang). Laptop jaman sekarang ini sudah banyak juga yang menggunakan teknologi baterai ini. Nah, bagaimana jika baterainya ini sudah mulai rusak, dan harus diganti? Sebenarnya bisa saja dibuka, tapi harus oleh ahlinya dan bukan asal-asalanya. Karena biasanya baterai ini sudah terpasang pada komponen laptop lainnya. Apa saja kelebihan dan kekurangan dari tipe baterai Li-Po ini? Simak di bawah.

Kelebihan baterai tipe Li-Po:

  • Bentuknya yang fleksibel,
  • Lebih ringan,
  • Lebih tipis,
  • Lebih ramah lingkungan,
  • Daya tahan lebih lama.

Kekurangan baterai tipe Li-Po:

  • Perawatannya itu cukup sulit, karena tidak bisa dilepas sembarangan,
  • Harganya relatif lebih mahal,
  • Jarang dijual di pasaran secara bebas,
  • Daya tampung listrik lebih rendah.

Nah, dengan informasi yang ada di atas, tentunya Anda bisa memahami kalau sebenarnya itu bukanlah lama laptop itu tercharger atau tidak berdasarkan kelebihan dan kekurangannya masihng-masing. Di bawah ini Saya akan menjelaskan 3 hal positif yang bisa Anda dapatkan mengenai proses charger pada laptop tersebut jika terpasang terus :

Pengaruh terhadap siklus baterai

Pada pembahasan mengenai kelebihan baterai li-iOn di atas, Saya sedikit membahas mengenai siklus baterai. Nah, siklus baterai ini digambarkan dengan kondisi baterai yang 100% hingga sampai 0%, maka itu terhitung dengan 1 siklus baterai. Jadi, Anda sebaiknya jangan pernah membuat baterai laptop Anda sampai benar-benar kosong (O%) saat menggunakannya.

Meningkatkan performa laptop

Pengunaan charger terus menerus saat digunakan ini bisa juga meningkat performa pada laptop. Anda bisa menguji hal ini dengan bermain game. Peningkat performa tersebut akan jelas terlihat saat Anda tidak menggunakan charger dan saat menggunakannya. Penggunaan charger saat bermain game bisa membuat FPS dari game Anda meningkat. Sehingga permainan game Anda bisa lebih lancar.

Suhu tinggi

ternyata-mengecas-laptop-terlalu-lama-tidak-apa-apa-loh-5-oleh-tekno-segiempatBanyak yang menganggap pada laptop itu yang terus menerus dicharger walaupun sudah sampai 100%, itu akan membuat laptop menjadi cepat panas. Hal tersebut adalah mitos! Untuk smartphone mungkin saja. Karena pada laptop itu sendiri, sudah difilter pada adapternya. Sedangkan untuk smartphone yang memiliki adapter yang kecil tentunya akan kelebihan. Pengaruh panas pada laptop itu dihasilkan dari penggunaan laptop itu sendiri. Misalnya saja saat Anda menggunakannya bermain game terus menerus, atau mengerjakan proses editing video atau gambar. Untuk mentaktisi hal tersebut sebenarnya cukup memasang USB cooler atau kipas pada bagian bawah laptop saja.

Menyimpan baterai

Beberapa orang menganggap kalau tidak menggunakan baterai dari laptop itu bisa membuat baterai lebih awet. Jangan salah! Menyimpan baterai dan tidak menggunakannya itu juag bias membuat baterai berkurang daya tahannya loh! Apalagi jika Anda tidak mengetahui cara penyimpanan yang baik. Selain itu, jika Anda menggunakan laptop tanpa baterai ini tentunya tidak ada yang menyimpan daya saat listrik padam. Sehingga, laptop yang sementara Anda gunakan akan langsung mati. Resikonya itu pekerjaan Anda tidak ter-save, dan komponen seperti hardisk pun bisa cepat rusak.

Jadi, kesimpulan dari baterai yang terus menerus dicharger walaupun sudah full itu tidak ada masalah, malah bisa lebih baik untuk baterai dan laptop itu sendiri. Tapi, bagi Anda yang menggunakan laptop tipe Li-iOn jangan sampai terlalu panas saat menggunakan laptopnya.

JOGJA ONE SOLUTION – KURSUS BISNIS ONLINE JOGJA | JASA PROMOSI JOGJA | JASA PEMBUATAN WEBSITE JOGJA | INTERNET MARKETING JOGJA | JASA SEO JOGJA | AHLI WEBSITE | PELATIHAN INTERNET MARKETING | SOFTWARE APLIKASI JOGJA | JASA SOFTWARE JOGJA Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat