Apa itu Domain dan Hosting? Ini Penjelasan dan Cara Kerjanya

Apa itu Domain dan Hosting? Ini Penjelasan dan Cara Kerjanya

Apa itu Domain dan Hosting? Ini Penjelasan dan Cara Kerjanya

Hosting Unlimited Murah Garansi 30 Hari | Gratis Domain dan free SSL -  Hostnic

Jogja One Solution – Apa itu Domain dan Hosting? Ini Penjelasan dan Cara Kerjanya? Untuk mempublikasikan situs web secara online, Anda memerlukan host Web. Host web menyimpan semua halaman situs web Anda dan membuatnya tersedia untuk komputer yang terhubung ke Internet. Nama domain, seperti “sony(dot)com”, sebenarnya ditautkan ke alamat IP yang mengarah ke komputer tertentu. Ketika seseorang memasukkan nama domain Anda ke bidang alamat browser mereka, alamat IP berada dan situs Web dimuat dari host Web Anda. Web host dapat memiliki satu hingga beberapa ribu komputer yang menjalankan perangkat lunak web hosting, seperti Apache, OS X Server, atau Windows Server. Kebanyakan situs web yang Anda lihat di Web diakses dari “host bersama”, yang merupakan satu komputer yang dapat menampung beberapa ratus situs Web. Situs web yang lebih besar sering kali menggunakan “host khusus”, yang merupakan mesin tunggal yang hanya menghosting satu situs web. Situs dengan jumlah lalu lintas yang sangat tinggi, seperti apple(dot)com atau microsoft(dot)com, menggunakan beberapa komputer untuk menghosting satu situs.

Jika Anda ingin mempublikasikan situs web Anda sendiri, Anda harus mendaftar ke “Layanan hosting web”. Menemukan web host yang cocok sebenarnya tidak terlalu sulit, karena banyak sekali tersedia macamnya. Pastikan web host yang Anda pilih menawarkan dukungan teknis yang baik dan memastikan memberikan pelayanan 24 jam. Biasanya Anda harus membayar biaya bulanan yang bervariasi tergantung pada seberapa banyak storage dan bandwidth yang akan digunakan situs Anda. Jadi, sebaiknya perkirakan seberapa besar situs Anda nantinya dan berapa banyak lalu lintas yang Anda harapkan sebelum mendaftar ke layanan hosting Web.

 

Apa Itu Hosting?

Hosting atau web hosting adalah server tempat di mana semua file website Anda disimpan serta dapat diakses dan dikelola melalui internet. Mulai dari file gambar, video, script, dll. Kalau diibaratkan rumah, Anda seperti menyewa sebuah hunian yang bisa menyimpan semua perabot Anda. Nah, server hosting itu tidak berdiri sendiri. Server tersebut dikelola dan disimpan dalam data center. Hal itu supaya server hosting aman dan dapat bekerja secara optimal.

Jenis-Jenis Hosting 

Jenis hunian yang disewakan di luar sana pasti beragam ya, sama seperti hosting. Hosting yang disewakan juga bermacam-macam dan Anda bisa memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan. Harga yang ditawarkan pun mengikuti fasilitas yang diberikan.Sebagai contoh, berikut beberapa jenis hosting:

1. Shared Hosting

Shared web hosting adalah layanan hosting dimana sebuah server digunakan bersama-sama oleh banyak pengguna sekaligus. Sebagai contoh, bayangkan jika Anda menyewa satu unit kos atau kamar di dalam satu rumah bersama. Anda akan berbagi fasilitas yang sama dengan penghuni unit lainnya. Misalnya, kamar mandi, dapur, dll. Sama halnya dengan shared hosting, file website Anda akan ditempatkan bersama-sama dengan user lain. Serta akan berbagi fasilitas yang sama seperti, kecepatan, disk space, dll. Shared hosting cocok untuk Anda yang baru pertama kali membuat website ataupun website yang baru dirintis dan belum membutuhkan spesifikasi tinggi.

Kelebihan:

  • Harga ekonomis, tersedia dalam beberapa pilihan paket;
  • Pengelolaan server dilakukan oleh penyedia layanan hosting;
  • Support 24 jam;
  • Fasilitas terbilang lengkap, mulai dari disk space, unlimited bandwidth, database, SSL, hingga gratis domain;
  • Dapat menampung traffic belasan hingga ratusan ribu pengunjung per bulan.

Kekurangan:

  • Karena digunakan bersama-sama, jika ada salah satu user yang menggunakan fasilitas berlebihan dan menyebabkan overload, maka user lain dapat ikut merasakan dampaknya;
  • Akses server sangat terbatas, user hanya dapat mengelola filenya sendiri;
  • Adanya limit penyimpanan file dan fasilitas server, jadi performa server tetap optimal.

2. VPS

VPS atau Virtual Private Server adalah server pribadi yang keseluruhan resource-nya hanya digunakan oleh satu user saja.  Karena private, maka server Anda tidak tidak akan terpengaruh oleh pengguna lain. Maka, Anda memiliki kebebasan untuk konfigurasi dan setting pada resource Anda. Namun, Anda memerlukan skill teknis untuk proses ini. Dalam satu server fisik dibagi menjadi beberapa resource yang berbeda. Dan pembagian server ini menggunakan software, itu kenapa disebut virtual.

Ya anggap saja seperti komplek perumahan dan Anda menempati salah satu rumah. Anda bebas mengatur dan melakukan apapun di rumah Anda sendiri. Namun, karena masih berada dalam satu komplek yang sama, maka sumber daya utamanya masih berbagi. Misalnya, listrik, air, dll. Jika mati listrik, ya satu komplek akan merasakannya. Sama seperti VPS yang jika servernya mengalami down, maka user VPS di server tersebut juga akan merasakannya. VPS cocok untuk website yang memiliki traffic yang tinggi hingga shared hosting tidak dapat menampung lagi, ingin memiliki kebebasan mengelola dan konfigurasi server, serta memiliki teknis untuk mengelola server.

Kelebihan:

  • Lebih terjangkau dibanding Dedicated Server;
  • Bebas kustomisasi server VPS;
  • Memiliki alamat IP dedicated;
  • Full root access;
  • Pilihan OS dan control panel beragam;
  • Dapat mengelola banyak akun hosting;
  • Bersifat scalable, dapat menurunkan atau menaikkan resource tanpa harus mengalami downtime;
  • Monitoring dan Backup rutin VPS.

Kekurangan:

  • Biaya lebih tinggi dari Shared Hosting;
  • Instal control panel sendiri;
  • Memerlukan pengetahuan dasar tentang server dan sistem operasi.

3. Cloud Hosting

Cloud web Hosting adalah hosting dengan dedicated resource seperti VPS, tapi dengan kemudahan seperti Shared Hosting.  Caranya, dengan menyebarkan beban ke beberapa server sekaligus. Sehingga jika satu server mati, masih memiliki back-up server lain.  Tujuannya, untuk menyeimbangkan beban (load) dan memaksimalkan jam kerja server (uptime). Bedanya, Cloud Hosting terlengkapi dengan bantuan teknis dari pengelola hosting (full managed). Selain itu, pengaturan dan konfigurasi dapat kita lakukan di control panel, sehingga tidak memerlukan pengetahuan teknis. Ibaratnya, Anda membuka warung atau restoran cabang. Dimana semua konsumen tidak fokus berada di satu tempat. Sehingga dapat menghindari antrian yang panjang jika pengunjung membludak. Cloud web hosting adalah hosting yang cocok untuk website yang memiliki traffic sangat tinggi, tetapi menginginkan kemudahan konfigurasi. Misalnya, toko online, website proyek, website perusahaan, portal berita, dll.

Kelebihan:

  • Bebas konfigurasi atau kontrol penuh untuk meningkatkan spesifikasi sendiri;
  • Resource yang besar;
  • Performa tinggi dan aman;
  • Dapat menampung traffic yang sangat tinggi tanpa membuat website down;
  • Metode pembagian backup resource, jika salah satu server overload maka beban akan dibagi ke server lain;
  • Full managed, konfigurasi dan pengelolaan server dibantu oleh pengelola hosting;
  • Tanpa perlu pengetahuan teknis terlalu dalam.

Kekurangan:

  • Biaya lebih tinggi dari VPS dan Shared Hosting.

Memilih Spesifikasi Layanan Hosting Terbaik

Layanan web hosting adalah aspek penting yang akan sangat berpengaruh pada performa website Anda nantinya. Jadi, Anda harus bijak dalam memilihnya. Terdapat beberapa kriteria yang harus diperhatikan sebelum memilih layanan hosting. Apa saja? Mari kita ulas spesifikasi yang harus ada di layanan hosting Anda.

1. Disk Space – Kapasitas penyimpanan data pada server, ibarat truk yang mengangkut muatan barang.

Untuk website skala kecil atau pribadi biasanya masih membutuhkan disk space kurang dari 20 GB. Sedangkan, untuk website skala besar (toko online, portal berita, dll) membutuhkan lebih dari 20 GB hingga unlimited.

2. Bandwidth – Jumlah transfer data yang terjadi antara server hosting dengan komputer pengunjung website.

Aktivitas bandwidth akan sangat sering terjadi di website Anda. Jadi, pilihlah layanan hosting yang menyediakan unlimited bandwidth agar performa website makin lancar.

3. Webmail – Pengelolaan email pada server hosting menggunakan akhiran nama domain Anda. Tujuannya, agar lebih terlihat profesional.

Anda juga perlu unlimited email, sehingga dapat menampung aktivitas email yang sangat tinggi. Misalnya, menambah akun email admin website, mengirim email ke klien, dll.

4. cPanel – Control panel yang berfungsi mengelola dan mengatur fitur-fitur pada server hosting dan file website.

Tujuannya, agar user dapat mengelola file websitenya dengan mudah. Contohnya, cPanel yang memberikan fitur lengkap dan user-friendly.

5. Kualitas Data Center – Lokasi penyimpanan server hosting yang terlengkapi dengan infrastruktur untuk menjaga server dari gangguan. Level data center tertinggi yaitu data center tier 4.

Memilih Spesifikasi Layanan Hosting Terbaik

Layanan web hosting adalah aspek penting yang akan sangat berpengaruh pada performa website Anda nantinya. Jadi, Anda harus bijak dalam memilihnya. Terdapat beberapa kriteria yang harus kita perhatikan sebelum memilih layanan hosting. Apa saja? Mari kita ulas spesifikasi yang harus ada di layanan hosting Anda.

1. Disk Space – Kapasitas penyimpanan data pada server, ibarat truk yang mengangkut muatan barang.

Untuk website skala kecil atau pribadi biasanya masih membutuhkan disk space kurang dari 20 GB. Sedangkan, untuk website skala besar (toko online, portal berita, dll) membutuhkan lebih dari 20 GB hingga unlimited.

2. Bandwidth – Jumlah transfer data yang terjadi antara server hosting dengan komputer pengunjung website.

Aktivitas bandwidth akan sangat sering terjadi di website Anda. Jadi, pilihlah layanan hosting yang menyediakan unlimited bandwidth agar performa website makin lancar.

3. Webmail – Pengelolaan email pada server hosting menggunakan akhiran nama domain Anda. Tujuannya, agar lebih terlihat profesional.

Anda juga perlu unlimited email, sehingga dapat menampung aktivitas email yang sangat tinggi. Misalnya, menambah akun email admin website, mengirim email ke klien, dll.

4. cPanel – Control panel yang berfungsi mengelola dan mengatur fitur-fitur pada server hosting dan file website.

Tujuannya, agar user dapat mengelola file websitenya dengan mudah. Contohnya, cPanel yang memberikan fitur lengkap dan user-friendly.

5. Kualitas Data Center – Lokasi penyimpanan server hosting yang terlengkapi dengan infrastruktur untuk menjaga server dari gangguan. Level data center tertinggi yaitu data center tier 4.

Apa Itu Domain?

Domain adalah alamat yang berfungsi mengantarkan pengunjung ke website yang kita inginkan.  Awalnya, domain berbentuk kombinasi angka dan huruf yang sangat rumit yang menunjukkan alamat server hosting tempat file website kita simpan. Sulit sekali teringat oleh pengguna internet. Dari sana, terciptalah sistem penamaan untuk domain, fungsinya agar memudahkan siapapun untuk mengakses sebuah website.

Sebagai contoh, saat kita mengetik www.Jos.co.id. Lalu secara otomatis, browser akan otomatis menampilkan homepage website Jogja One Solution  www.Jos.co.id. = domain Jadi, browser dapat mengenali lokasi file website dari nama domainnya. Sama seperti alamat pada hunian yang Anda sewa atau server hosting. Tidak hanya itu, dengan berbekal domain, kita juga bisa tahu informasi tentang pemiliknya. Mulai dari nama, alamat fisik, email, dan lain-lain. Hal itu karena domain memiliki informasi yang sering kita sebut dengan whois. Anda bisa cek domain whois untuk mengetahui informasi pemilik domain.

Cara Kerja dan Perbedaan Domain Hosting

Sudah mengetahui apa itu domain dan hosting? Mereka adalah dua hal yang berbeda. Cara kerja keduanya pun saling melengkapi.  Domain sebagai alamat yang menuju suatu rumah dan rumah itu adalah hosting. Anda tentu tidak bisa mengunjungi sebuah rumah tanpa adanya alamat. Sama seperti website yang tidak dapat kita akses tanpa mengetahui nama domainnya.

Cara kerja domain dan hosting dapat kitarangkum dalam tahapan berikut:

  1. File website kita simpan di server hosting;
  2. Pengunjung mengetikkan nama domain di browser;
  3. Browser akan meminta server untuk mengirim file website ke browser;
  4. Server mengirimkan file website di browser;
  5. Pengunjung dapat mengakses website.

Terkesan lama ya prosesnya? Namun, lima tahapan di atas terjadi relatif sangat cepat, hanya dalam hitungan detik. Itu semua juga tergantung pada performa server.

Pilih Hosting dan Domain Anda Sekarang!

Kita sudah mempelajari apa itu domain dan hosting, bagaimana cara kerjanya, apa saja jenisnya dan berapa harganya.  Walau keduanya seringkali sulit kita bedakan, tapi nampaknya sekarang Anda sudah tahu apa perbedaan hosting dan domain. Keduanya saling berhubungan dan berfungsi untuk membangun website Anda.

Sampai sini sudah paham mengenai apa itu domain dan hosting? Jika sudah, siapkah Anda membuat website?

= domain

Jadi, browser dapat mengenali lokasi file website dari nama domainnya. Sama seperti alamat pada hunian yang Anda sewa atau server hosting.

Tidak hanya itu, dengan berbekal domain, kita juga bisa tahu informasi tentang pemiliknya. Mulai dari nama, alamat fisik, email, dan lain-lain. Hal itu karena domain memiliki informasi  “whois”. Anda bisa cek domain whois untuk mengetahui informasi pemilik domain.

Nah, domain sendiri kita bagi dalam tiga jenis, yaitu;

  • Top Level Domain;
  • Second Level Domain;
  • Third Level Domain;

Mari kita bahas satu per satu.

1. Top Level Domain

Top Level Domain adalah ekstensi di belakang nama website, misalnya .com, .id, .co.id, .gov, dll. Pemilihan ekstensi ini harus kita perhatikan karena dapat memilih yang paling sesuai dengan tujuan website. TLD ini juga kita bagi menjadi tiga jenis, yaitu:

  • ccTLD atau Country Code Top Level Domains. Biasanya membawa identitas negara, seperti .id, .sg, .au, dll.
  • gTLD atau Generic Top Level Domains. Ekstensi yang paling umum kita pakai  misalnya .com, .org, .edu, dll.
  • Premium TLD. Ekstensi yang menggambarkan website lebih spesifik, contohnya .site, .travel, .doctor, dll.

Misalnya, jika Anda ingin membuat toko online maka lebih cocok menggunakan .com atau website sekolah dengan .sch.id, dll. Tujuannya, agar website terlihat lebih fleksibel dan Google mengetahui jenis website Anda. Faktanya, ada ratusan ekstensi domain di dunia ini. Tiap jenis ekstensi domain memiliki harga yang berbeda-beda. Dan masih banyak ekstensi domain lainnya, serta pastikan nama domain yang Anda inginkan masih tersedia ya.

2. Second Level Domain

Nama domain yang telah terapit oleh Third Level Domain dan Top Level Domain. Misalnya www.Jos.co.id, maka SLD-nya adalah Jogj One Solution. SLD juga bisa berfungsi sebagai nama domain yang Anda daftarkan. Bisa berupa nama merek atau nama perusahaan Anda.  Namun, Anda tidak boleh sembarangan dalam memilih SLD. Karena nantinya SLD inilah yang akan teringat oleh pengunjung website Anda.

3. Third Level Domain

Letaknya berada di paling depan, biasanya jika sebuah domain memiliki subdomain. Fungsinya, untuk membagi halaman website sesuai tujuannya, seperti blog, order, course, dll.Misalnya, course.jos.co.id, maka third level domain atau subdomainnya adalah course, yang berada dalam domain Jogja One Solution

Cara Kerja dan Perbedaan Domain Hosting

Sudah mengetahui apa itu domain dan hosting? Mereka adalah dua hal yang berbeda. Cara kerja keduanya pun saling melengkapi.  Domain sebagai alamat yang menuju suatu rumah dan rumah itu adalah hosting. Anda tentu tidak bisa mengunjungi sebuah rumah tanpa adanya alamat.

Sama seperti website yang tidak dapat kita akses tanpa mengetahui nama domainnya.

Cara kerja domain dan hosting dapat kita rangkum dalam tahapan berikut:

  1. File website kita simpan di server hosting;
  2. Pengunjung mengetikkan nama domain di browser;
  3. Browser akan meminta server untuk mengirim file website ke browser;
  4. Server mengirimkan file website di browser;
  5. Pengunjung dapat mengakses website.

Pilih Hosting dan Domain Anda Sekarang!

Kita sudah mempelajari apa itu domain dan hosting, bagaimana cara kerjanya, apa saja jenisnya dan berapa harganya.  Walau keduanya seringkali sulit kita edakan, tapi nampaknya sekarang Anda sudah tahu apa perbedaan hosting dan domain. Keduanya saling berhubungan dan berfungsi untuk membangun website Anda.

Sampai sini sudah paham mengenai apa itu domain dan hosting? dan Penjelasan dan Cara Kerjanya Jika sudah, siapkah Anda membuat website?

JOGJA ONE SOLUTION – Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat