7 Penyebab Usaha Stagnan Yang Perlu Dihindari

7 Penyebab Usaha Stagnan Yang Perlu Dihindari

7 Penyebab Usaha Stagnan Yang Perlu Dihindari

Wajib Dihindari! 3 Kesalahan Pebisnis Ini Bisa Bikin Bisnis StagnanJogja One Solution – Pada tahap awal pertumbuhan bisnis, terutama di beberapa tahun pertama, Anda mungkin telah berhasil melipatgandakan ukuran bisnis daripada ketika Anda mendirikannya. Katakanlah Anda berhasil memperoleh angka penjualan yang baik di tahun pertama, dan meningkat di tahun kedua. Namun, bagaimana dengan tahun ketiga dan seterusnya. Sayangnya, banyak pebisnis yang gagal meningkatkan penjualan mereka di tahun ketiga dan seterusnya, penjualan mereka cenderung datar atau bahkan menurun. Pertumbuhan bisnis telah mandek, dan mereka tidak yakin bagaimana itu bisa terjadi dan apa penyebabnya.  Berikut 7 penyebab usaha stagnan yang perlu dihindari.

 

 

 

Penyebab Usaha Stagnan

Nah agar bisnis Anda tidak termasuk dalam kategori stagnan, kami telah mengumpulkan beberapa penyebabnya, silahkan simak penjelasannya dibawah ini:

1. Kekurangan sumber modal

Modal menjadi hal yang sangat penting saat bisnis mulai berkembang. Kekurangan modal bisa menghentikan perkembangan bisnis, termasuk bisnis menjadi stagnan. Untuk membuat bisnis semakin bertumbuh besar dan kuat, Anda perlu membutuhkan modal untuk membiayai semua kebutuhan bisnis.

Ada banyak sekali kegunaan dari modal yang perlu Anda ketahui, contohnya membuka cabang baru, menambah budget marketing, menambah sumber daya manusia, menambah kapasitas produksi dan masih banyak lagi.

Jika tidak memiliki modal cukup, Anda tidak bisa melakukan semua itu. Solusi paling tepat dan cepat adalah mengajukan pinjaman modal ke bank atau pihak lain yang bisa memberikan modal bisnis.

2. Mempekerjakan orang yang tidak sesuai

Alasan kedua penyebab bisnis stagnan adalah Anda memilih orang yang tidak sesuai. Memiliki orang yang tepat dengan posisi strategis bisa membantu Anda dalam mempercepat pertumbuhan bisnis. Sebaliknya, orang yang tidak sesuai justru akan membuat bisnis berjalan stagnan bahkan bangkrut.

Jobdesk pekerjaan

Untuk itu saat proses seleksi pegawai usahakan memfilter orang-orang terbaik saja. Karena bagaimanapun Anda tetap membutuhkan tenaga dari pegawai untuk menjalankan roda bisnis. Beberapa ciri-ciri orang yang salah biasanya memiliki perilaku yang buruk, kurang disiplin, kurang bangga dengan tempatnya bekerja, keterampilan yang kurang dan masih banyak lagi.

3. Produk terlalu biasa

Produk yang Anda jual sudah terlalu biasa, banyak para kompetitor bisnis menjual sama dengan produk yang Anda miliki. Biasanya setiap ada produk yang sukses, akan banyak para kompetitor yang mulai melakukan duplikasi. Untuk itu Anda harus selalu berinovasi untuk menghadirkan produk dengan unique selling propositions atau keunikan tersendiri.

Kalau produk Anda tidak memiliki keunikan, lalu bagaimana bisa bersaing kalau ada banyak produk sejenis dengan harga yang lebih murah? Jawabnya Anda harus memiliki nilai unik dari produk yang dijual.

Contohnya untuk produk Macbook dari Apple memiliki keunikan dengan bobot yang ringan dengan spesifikasi tinggi, berbeda dengan laptop kebanyakan yang memiliki body tebal dan berat.

4. Fokus bisnis terpecah

Sebagai seorang pebisnis atau pengusaha tentu akan merasa sulit untuk fokus pada satu bidang bisnis saja, karena banyak hal-hal baru yang memiliki daya tarik apalagi kalau sudah menyangkut peluang bisnis. Tentu semua itu tidak ada yang salah, hanya saja salah dalam mengambil waktu saja.

Tujuan dan Target perusahaan

Dalam usaha meraih kesuksesan bisnis, setiap pebisnis harus memiliki ketekunan, giat, semangat dan fokus terhadap bisnis yang sudah dimulai. Jika sampai fokus bisnis terpecah, buka tidak mungkin bisnis akan stagnan dan akhirnya bangkrut. Untuk itu fokuskan bisnis pada satu bidang terlebih dahulu sampai sukses kemudian baru boleh menambah lini bisnis yang lainnya.

5. Tidak sabar

Bisnis tidak selamanya berjalan dengan lancar, untuk itu Anda harus selalu bersabar melalui prosesnya. Tidak ada jalan pintas untuk bisa sukses dalam berbisnis, semuanya harus dijalani dan dinikmati walau bagaimanapun keadaannya.

6. Operasional perusahaan yang lemah

Operasional adalah kegiatan utama dari suatu bisnis. Cara menghitung biaya operasional adalah dengan menghitung hasil penjualan produk dikurangi biaya jasa, biaya produksi dan biaya lainnya. jadi kalau operasional perusahaan lemah akan berakibat pada bisnis yang berjalan stagnan bahkan cenderung menuju kepada kerugian.

7. Pemasaran yang kurang berhasil

Terakhir, penyebab bisnis stagnan adalah pemasaran yang kurang berhasil. Ada banyak metode pemasaran yang bisa Anda jalankan mulai dari offline dan online. Jika bisnis Anda saat ini masih menggunakan metode offline sebagai strategi pemasaran utama, maka cobalah untuk beralih pada metode pemasaran online.

Strategi marketing

JOGJA ONE SOLUTION – Kami hadir memberi solusi untuk kebutuhan media promosi bisnis atau usaha Anda. Grafik order dan omzet meningkat. Dapatkan website murah, desain menarik, kompleks, dan full maintenance dengan harga yang terjangkau KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp (0274) 5017127 | WA : 0888 0289 8802


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat