Pegangan Penting Bagi Pemasaran yang Terukur Di Era Digital

Pegangan Penting Bagi Pemasaran yang Terukur Di Era Digital

Hampi semua komunikasi digital sebenarnya pemasaran terukur. Pemasaran terukur sama seperti pemasaran langsung secara nyata. Pemasaran terukut jika dilakukan dengan benar akan mendpatkan keuntungan yang bagus. Nah kami akan memberikan pegangan penting bagi pemasaran yang terukur di era digital.

  1. Membangun kredibilitas dari awal

Orang cenderung lebih skeptis hari ini. Mereka tidak ingin mengklik banner iklan Anda, kunjungi halaman arahan Anda, buka email Anda, menonton video atau membaca tentang produk maupun jasa Anda di kanal media sosial. Pahami itu.

Testimonial pelanggan/klien adalah cara yang bagus untuk membangun kredibilitas, tetapi lebih baik lagi, konsisten dalam pendekatan pesan Anda dari sudut pandang umum di mana sebagian besar prospek Anda bisa mengerti bahwa produk/jasa Anda merupakan solusi yang tepat. Untuk melihat bagaimana hal itu dilakukan, saksikan beberapa produksi infomersial menarik dalam bentuk panjang dan pendek.

 

  1. Berikan prospek Anda alasan untuk beraksi

Apa yang mendorong prospek untuk mengklik iklan setelah melihatnya? Anda harus meminta prospek untuk melakukan tindakan yang Anda inginkan namun dengan cara yang halus. Jika Anda dapat memberi mereka alasan yang bagus untuk bertindak, kampanye akan bekerja lebih baik.

Perlu diingat, saat ini tentukan cara mengarahkan visitor untuk melakukan tindakan yang Anda inginkan, ada yang benci untuk membeli, namun banyak juga orang-orang yang suka. Semuanya tergantung bagaimana Anda menentukan posisi. Pikirkanlah tentang iklan yang anda klik dan mengapa Anda melakukannya.

 

  1. Berpikir dan menulis dari sudut pandang prospek

Ini bukan tentang Anda, sebagai pengiklan atau pemasar ; semua ini tentang pembaca, prospek Anda. Gunakan kata “Anda” dalam tulisan dan bicara lebih banyak tentang mereka dan tentang Anda. Turunkan jargon dan sederhanakan banyak hal. Orang-orang saat ini mendambakan kesederhanaan, jadi gunakan kalimat sederhana jika Anda ingin berhasil.

Bayangkan duduk berseberangan dengan prospek Anda di meja dapur mereka dan bercakap-cakap langsung dengan calon pelanggan Anda. Jika Anda dapat menulis dari sudut pandang itu, Anda akan dapat mengartikulasikan fitur dan manfaat dari produk/jasa Anda.

 

  1. Segmen

Cara memasarkan sesuatu kepada seorang ibu beranak empat tentunya berbeda dengan memasarkannya kepada seorang ayah orang tua tunggal yang beranak empat. Dalam B2B, cara Anda berbicara dengan CEO pastinya berbeda dengan cara Anda berkomunikasi dengan direktur IT. Lalu mengapa begitu banyak pemasaran digital memperlakukan semua seperti sifat media massa? Saya sebut pendekatan ini sebagai pola pikir media massa. Sebagai pemasar digital, kita perlu hilangkan cara berpikir itu. Ruang digital adalah yang paling segmentable dari semua media, menjadi yang paling sukses, ambil manfaat dari fakta tersebut.

Mulailah dengan profil pelanggan Anda saat ini dan buat model dari dunia prospek Anda baik sudut pandang offline dan online. Hal ini akan memberi Anda informasi lebih banyak untuk memutuskan mengubah kampanye single-channel ke dalam kampanye multichannel. Lihat segmen apa yang muncul dan pahami apa yang diceritakan data Anda. Dengan memahami setiap segmen kunci, Anda dapat membuat pesan kuat lebih cepat dan dengan demikian mengangkat hasil dan ROI.

 

  1. Campuran media sangat penting

Bicara tentang pilihan. Saat ini kita memiliki begitu banyak pilihan media, dengan mengatakan “luar biasa” saja ibarat meremehkan pilihan yang kita miliki. Menentukan campuran media optimal Anda adalah kunci kampanye. Seperti dalam pemasaran langsung, mulai dari yang kecil dan tambahkan satu opsi media dalam satu waktu, bila memungkinkan, tentukan mana yang bekerja dan mana yang tidak.

Perlu diingat bahwa campuran media mungkin bervariasi karena adanya segmen dan itu manfaat besar yang ditawarkan digital lebih dari media tradisional : segmentasi produk dan rencana media yang disesuaikan berdasarkan perilaku dari masing-masing kelompok prospek yang Anda temukan.

 

  1. Mengajak membeli atau setidaknya miliki panggilan untuk melakukannya

Jangan takut untuk meminta prospek untuk mengambil langkah berikutnya. Jumlah klik tidak lagi menjadi masalah, tapi konversilah yang berperan. Jika Anda tidak memiliki panggilan untuk bertindak atau Anda tidak meminta penjualan, Anda ibarat meninggalkan uang di atas meja. Setidaknya, ajak mereka mengunjungi salah satu halaman arahan Anda dan minta mereka untuk membeli.

Buku aturan main pemasaran bilang untuk meminta pemesanan dan minta lagi. Sebagai inspirasi, saya sarankan sekali lagi untuk menggunakan infomersial dan tulisan direct mail yang baik.

 

  1. Uji coba

Sebagai pemasar kita harusnya antusias pada semua pilihan uji coba yang ada dari digital, dikombinasikan dengan kemampuan membaca hasil dan menyesuaikan secara real time. Kami memiliki uji coba kreatif, uji coba tulisan, uji coba pesan/penawaran, uji coba media, uji coba halaman arahan dan seterusnya.

Namun itu saja tidak cukup. Pengujian adalah mencari apa saja kemungkinan-kemungkinan untuk menentukan mana yang bisa bekerja  paling baik dan melakukannya lebih dari itu.

Kita bisa bertindak lebih cepat berkat digital. Jadi lakukan uji coba, belajar dan tumbuh berkembang.


Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *