Mendapatkan Investor Untuk Pendanaan Bisnis Online

Mendapatkan Investor Untuk Pendanaan Bisnis Online

MENDAPATKAN INVESTOR UNTUK PENDANAAN BISNIS ONLINE

Bisnis Online – Dalam melakukan bisnis online, pendanaan merupakan hal yang sangat diperlakukan. Dengan adanya pendanaan, dapat meningkatkan bisnis yang sedang di rintis, sehingga bisnis dapat berkembang dengan mudah. Dalam bisnis online, mencari investor yang siap memberikan dana untuk bisnis kita sangatlah tidak mudah. Dampaknya membuat bisnis kita seperti berjalan ditempat dan akan sulit berkembang. Namun, Anda tidak perlu khawatir, artikel kali ini akan membahas bagaimana menarik perhatian investor pada bisnis kita.

1. Buat konsep presentasi yang menarik

Investor itu butuh diyakinkan, mereka ingin melihat bagaimana bisnis Anda dan seperti apa peluang suksesnya kedepan. Mereka tentu tidak ingin menginvestasikan uangnya untuk hal yang tidak akan berkembang dan tidak menguntungkan dikemudian hari. Jadi sebagai tahap awal dalam mencari atau mengajak seseorang untuk menginvestasikan uangnya adalah dengan mempresentasikan bisnis yang kamu. Anda bisa membuat beberapa desain presentasi tentang bisnis Anda, sesuaikan presentasi tersebut dengan berbagai tipe investor yang ada.

2. Tunjukan prospek bisnis Anda ke depannya

Seperti sudah kita singgung diawal tadi, investor butuh diyakinkan. Yakinkan tentang prospeknya kedepan, yakinkan tentang keuntungan yang akan dia peroleh. Mana mungkin investor akan tertarik untuk meberikan dana jika Anda sendiri tidak bisa menunjukan prospek bisnis Anda kedepannya. Jadi gambarkan sebaik mungkin bagaimana keunggulan bisnis Anda, bagiamana peluangnya, segmen pasarnya, siapa calon pembelinya. Jelaskan semua dengan jujur, tanpa dilebih-lebihkan namun meyakinkan bahwa prospeknya akan cerah karena bla bla bla.

3. Jelaskan apa yang akan diperoleh

Untuk mendapatkan investor potensial, Anda harus bisa memberikan penjelasan tentang apa yang akan Anda dan dia peroleh nantinya. Jadi sebelum bertemu dengan investor pastikan dulu hitung-hitungannya jelas, misal anda bisa membuat perbagian keuntungan 60:40, 70:30 atau 80:20. Sesuaikan dengan baik, pastikan semuanya mendapatkan keuntungan dan bahagia bersama.

4. Jelaskan masalah  dan kendala yang dihadapi

Jujur dan transparan tentang berbagai masalah yang ada tentu akan membuat semua menjadi ringan tanpa beban. Investor pun tidak akan merasa tertipu atau dirugikan. Walaupun nantinya bisnis tidak berhasil, Andapun tidak memiliki beban yang terlalu berat karena semua resiko dan masalah sudah Anda jelaskan di awal. Masalah yang sedang Anda hadapi tersebut juga bisa menjadi senjata untuk meyakinkan investor, Anda bisa meyakinkan bahwa dengan investasi yang mereka lakukan maka masalah akan biasa diatasi dan bisnis akan bisa berkembang dengan lebih baik kedepannya. Namun tentu dengan jaminan bahwa masalah tidak akan bertambah besar dikemudian hari, kejujuran sangat penting disini.

5. Jelaskan track record Management tim

Bicara management, tentu kita harus mencari management yang benar-benar bagus dan sudah teruji. Tujuannya tentu agar memiliki track record yang baik. Dengan manajemen yang seperti itu tentu akan membuat investor percaya dengan kehandalan tim management yang akan menangani bisnis tersebut.

6. Breaktrough

Sebagai pemilik usaha Anda tentu harus bisa memberikan cara-cara dan strategi yang bagus tentang bagaimana cara yang bisa dilakukan untuk mendobrak pasar yang ada. Karena dengan seperti itu kamu akan mampu menjadi pembeda pada jenis usaha yang ditekuni. Usahakan bisnis dan cara kerja Anda tidak sama dengan usaha orang lain. Karena keunikan akan sangat baik untuk memberikan perbedaan dengan pesaing, selain itu perbedaan juga akan bisa memberikan keuntungan yang luar biasa.

7. Yakinkan dengan neraca

Para investor atau pemilik modal tentu tidak mau mengalami kerugian dari investasi yang dia lakukan di bisnis Anda. Namun resiko tersebut tentu selalu ada, dan itu yang mereka ambil. Investor juga mengharapkan jaminan bahwa profit yang terus menerus atau berkelanjutan akan mereka peroleh pada setiap periodenya. Biasanya untuk itu para investor akan melakukan analisa terhadap neraca keuangan perusahan. Mereka tentu akan melihat bagaimana arus kas, aktiva tetap, aktiva lancar, hutang dan sebagainya yang bisa memberikan gambaran tentang bagaimana usaha yang sudah dijalankan selama ini. Mereka akan menimbang apakah kondisi keuangan perusahaan sehat atau tidak, itu akan menjadi pertimbangan bagi calon pemodal. Oleh sebab itu neraca yang terlihat cantik, yang terbentuk dari sebuah perusahaan yang berjalan dengan baik dan stabil sangat penting sebelum menyodorkan proposal ke investor.


Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat