Membuat Artikel SEO Friendly yang Berkualitas

Membuat Artikel SEO Friendly yang Berkualitas

Kemampuan untuk menulis artikel yang seo friendly dibutuhkan untuk efisiensi budget pemasaran, sehingga biaya iklan dapat dikurangi secara bertahap. Membuat artikel SEO friendly tidaklah susah jika anda mengetahui aturannya. Pada kesempatan ini saya akan berbagi bagaimana membuat artikel SEO friendly yang baik. Seperti kita ketahui bahwa konten adalah rajanya dari website. Maka dari itu rutinlah memperbaharui konten website anda.

Langsung saja kita ke pembahasan membuat artikel SEO friendly berkualitas

1. Memilih kata kunci yang tepat

Membuat artikel tentu memerlukan judul artikel. Sebelum judul artikel dirumuskan anda harus menentukan fokus kata kunci yang akan digunakan. Bagaimana caranya? Untuk membuat sebuah kata kunci potensial, baiknya kita lakukan riset kata kunci terlebih dahulu. Kita bisa manfaatkan tools online untuk melakukan analisa. Ada dua tools populer handal yang biasa saya gunakan yaitu Google keyword Planner dan Google trend.

Dengan keyword planner anda tidak hanya mampu melihat potensi sebuah kata kunci, namun juga mengetahui jumlah rata rata pencarian per bulan dengan kata kunci tertentu. Pada kolom kompetitor anda bisa lihat tingkat kompetisi kata kunci. Jika statusnya “low” berarti peluang untuk masuk dan bersaing lebih tinggi. Jika status kompetisi high berarti anda perlu extra kerja untuk bisa bersaing dengan website lain yang memiliki kata kunci incaran.

Misalkan fokus kata kunci yang anda inginkan adalah “memutihkan wajah”. Masukan kata kunci dalam kolom analisa. Pada hasil analisa perhatikan jumlah rata rata pencarian dan tingkat kompetisi. Jika hasilnya cukup bagus anda bisa lanjut menggunakan kata kunci tersebut untuk membuat artikel SEO.  Namun jika dirasa kompetitor cukup tinggi anda bisa merubah kata kunci atau coba dengan teknik tail keyword.

2. Membuat long tail keyword

Long tail keyword adalah teknik menambahkan kata kunci pendukung sebagai ekor kata kunci utama. Misal fokus kata kunci anda “memutihkan wajah” long tail keyword yang bisa anda coba, seperti “memutihkan wajah secara alami” atau “cara memutihkan wajah dengan cepat”.

Dalam membuat long tail keyword sebaiknya pergunakan kata penambah yang memiliki potensi pencarian tinggi juga. Penerapan long tail keyword ini baik diterapkan untuk menampilkan query pencarian postingan terkait dengan kata kunci utama. Dalam membuat artikel SEO berkualitas sangat disarankan untuk menggunakan long tail keyword sebagai judul artikel.

3. Membuat judul artikel

Membuat artikel SEO yang baik tidak bisa lepas dari kualitas judul yang dipilih. Buatlah judul artikel semenarik mungkin. Dalam sebuah judul harus mengandung fokus kata kunci atau pergunakan long tail keyword kemudian dipadukan dengan kata kata lain agar lebih menarik. Dalam menulis sebuah judul gunakan kalimat persuasif yang mampu menggugah rasa ingin tahu pembaca. Untuk tahu bagaimana membuat kalimat penggugah hati anda bisa pelajari teknik copywriting. Teknik ini tidak hanya ampuh dalam membuat suatu penawaran, namun juga bisa diterapkan untuk membuat judul artikel yang menarik. Namun ingat judul artikel harus tetap menyimpan fokus kata kunci.

4. Memadukan dengan kata kata menarik

Dalam membuat artikel SEO hal penting untuk diperhatikan yaitu judul. Judul memberi gambaran akan isi yang akan dijabarkan. Membuat judul dengan memadukan kata kata menarik ini lebih mengacu pada teknik copywriting. Teknik membuat kata kata yang susah untuk ditolak.

Sebuah judul ataupun summary artikel baiknya mampu memunculkan rasa penasaran pembaca. Sebuah judul harus menantang dan menarik untuk dibaca karena dirasa mampu menjawab pertanyaan dari para pembaca. “dijual rumah cepat harga 100 juta lokasi strategis”, “rahasia langsing dalam 7 hari” itu sekedar contoh yang bisa dipakai acuan untuk membuat judul artikel yang makin greget.

5. Menulis deskripsi artikel

Dalam menulis deskripsi ada aturan tertentu yang harus diikuti untuk membuat artikel SEO yang baik. Pastikan jumlah kata dalam artikel lebih dari 300 kata. Karena mesin pencari menilai kualitas dari kedalaman materi yang disajikan. Munculkan fokus kata kunci secara merata pada deskripsi. Fokus kata kunci harus muncul tidak melebihi density 2,5%. Jadi jika artikel anda terdiri dari 300 kata, maka kata kunci fokus maksimal bisa ditulis 9 kali dalam deskripsi.

Dalam menulis deskripsi perhatikan pemenggalan antar kalimat. Gunakan kalimat aktif yang efektif sehingga mudah dimengerti. Usahakan dalam satu kalimat tidak lebih dari 25 kata, sehingga tidak memunculkan makna ambigu yang susah dipahami. Gunakan tanda baca yang jelas. Untuk memperjelas struktur tulisan artikel pergunakan header tag H1, H2, H3. Ini juga bagus bagi mesin pencari saat melakukan perambatan pada artikel.


Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat